Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin melaporkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan menduga ada eksploitasi anak di bawah umur dalam kegiatan politik yang dilakukan kubu Prabowo-Sandiaga.
"Diduga melakukan mobilisasi, atau melibatkan anak dalam aksi bela tauhid Jumat (2/11) minggu lalu,"ujar Ade di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (13/11).
Ade membeberkan salah satu bukti pelibatan anak dalam politik terlihat dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Video itu memuat konten anak-anak berseragam pramuka berteriak "2019 Ganti Presiden". Ade mengatakan hal tersebut jelas dilarang dan melanggar ketentuan UU Perlindungan Anak.
Baca juga: KPAI Sebut Bisa Saja Ada Aktor Politik Video Pramuka Teriak Ganti Presiden
"Narasinya itu sungguh merugikan kami. Jadi bukan peristiwa bela tauhidnya, tapi adanya pelibatan anak yang patut diduga yang kami anggap dilakukan paslon 02. Anak ini dijadikan alat sebagai media kampanye mereka. Kan itu di luar jadwal kampanye. Karena ada orang dewasa di situ. Proses pembiaran ini yang kami melihat dimobilisasi oleh patut diduga dimobilisasi oleh paslon capres 02," jelasnya
TKN menganggap kasus tersebut sudah melanggar Pasal 280 ayat 2 huruf k Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang melarang melibatkan orang yang tidak berhak memilih (anak-anak) dalam kampanye.
Kemudian untuk barang bukti, pihaknya mengaku telah menyerahkan foto dan video orasinya yang menyampaikan kalimat-kalimat tersebut.
"Itu yang kami minta Bawaslu untuk segera dilakukan penyelidikan. Karena dia sampaikan itu, sebuah ajakan,"pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved