PKB: Sandiaga Tak Paham Adab Ziarah Kubur

Akmal Fauzi
12/11/2018 15:12
PKB: Sandiaga Tak Paham Adab Ziarah Kubur
(youtube)

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno kembali menjadi sorotan. Dalam sebuah video berdurasi 14 detik yang beredar luas di media sosial, Sandiaga terekam melangkahi makam ulama dan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Sehubungan dengan ini, Ketua DPP PKB dan juga kader NU, Abdul Kadir Karding, menilai perbuatan Sandiaga itu tak pantas dilakukan, terlebih dia adalah seorang cawapres.

“Sangat tidak etis. Seseorang yang tidak pernah mondok sekali pun, melangkahi makam adalah tindakan yang tidak sopan,” kata Karding, Senin (12/11).

Baca juga: Djarot Tertawa Sandiaga Disebut Mirip Bung Hatta

Ia menilai Sandiaga tidak paham adab ziarah kubur. Jika Sandiaga paham adab tersebut, tentu dia akan bersikap sopan tanpa melangkahi makam, apalagi makam seorang ulama. “Kalau orang NU ziarah kubur itu dilakukan dengan tahlil,” kata Karding

Karding juga menyoroti gelar santri di era post-Islamisme yang diberikan Presiden PKS Shohibul Iman untuk Sandiaga. Melihat aksi Sandiaga melangkahi makam tokoh NU, Karding menilai label santri tersebut nampak hanya untuk kepentingan politik belaka.

Baca juga: Demo Protes Prabowo Soal Tampang Boyolali Merembet ke Medan

“Sebagai calon pemimpin, apalagi Indonesia yang terkenal adab sopannya, tentu ini tidak pantas dilakukan. Karena pemimpin itu mesti jadi contoh rakyat,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu.

Dalam video itu, Sandiaga awalnya melakukan tabur bunga di makam KH Bisri Syansuri. Setelah selesai, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu terlihat melangkahi makam tersebut untuk beralih menabur bunga ke makam lain.

Calon presiden (capres) Prabowo Subianto yang juga bersama Sandiaga nyaris mengikuti langkah cawapresnya. Namun dia dicegah pengurus Ponpes Denanyar dan diminta memutar tidak melangkahi makam. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya