Jokowi: Rakyat Butuh Pemimpin Tegas, bukan yang Suka Marah-Marah

Rudy Polycarpus
07/11/2018 22:05
Jokowi: Rakyat Butuh Pemimpin Tegas, bukan yang Suka Marah-Marah
(ANTARA FOTO/Dhemas )

MEMIMPIN negara sebesar dan semajemuk Indonesia memang dibutuhkan ketegasan. Namun, kata Presiden Joko Widodo ketegasan itu tidak sama artinya dengan otoriter dan emosional.

Hal itu disampaikan Presiden saat menghadiri pembekalan kepada 427 caleg Hanura di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta, Rabu (7/11).

"Negara kita ini membutuhkan pemimpin yang tegas, tapi tegas mendengar aspirasi rakyat, berani dan tegas dalam membuat kebijakan dan bertindak. Tapi tegas itu tidak sama dengan otoriter. Ini beda dan tolong dibedakan," tandasnya disambut tepuk tangan ribuan kader Hanura yang hadir.

Jokowi lantas menyebut Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang sebagai figur yang tegas.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku senang dengan sosok pemimpin yang tegas. Namun, tegas bukan berarti suka marah-marah.

"Saya senang tegas tapi tak suka marah-marah. Karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah ada. Kalau kita mendekati rakyat, marah-marah, ya tujuan kita enggak tercapai," ujarnya disambut riuh tawa peserta.

Pembekalan caleg ini dihadiri oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Mensesneg Pratikno. Hadir pula Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Sekjen PPP Arsul Sani, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya