Litbang TNI AD Miliki Peran Strategis Bagi Institusi

Golda Eksa
07/11/2018 15:23
Litbang TNI AD Miliki Peran Strategis Bagi Institusi
(ANTARA)

FUNGSI penelitian dan pengembangan (Litbang) TNI AD memiliki peran strategis dalam membangun dan membina kekuatan Angkatan Darat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen Tatang Sulaiman saat mengunjungi gerai TNI AD di pameran Indo Defence Expo 2018 & Forum, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/11).

Dalam pameran yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla, TNI AD turut berpartisipasi dengan menampilkan produk hasil Litbang Pertahanan (Litbanghan) di Hall B-3 JI-Expo Kemayoran. Demikian keterangan tertulis dari Dinas Penerangan TNI AD.

Sebelum acara pembukaan, Tatang Sulaiman bersama Pangdam Jaya Mayjen Jony Supriyanto berkesempatan untuk meninjau gerai TNI Angkatan Darat dan melihat secara langsung berbagai produk unggulan pertahanan yang di pamerkan oleh oleh Angkatan Darat.

Dalam kunjungannya tersebut, Tatang memberikan apresiasi kepada inovasi yang dikembangkan oleh Lembaga Litbang TNI AD yang di bawah supervisi Staf Umum Perencanaan Angkatan Darat (Srenad). Letjen Tatang Sulaiman juga mengharapkan agar inovasi dan kreasi dari para insan Litbang TNI AD terus digali dan dikembangkan serta segala potensinya dalam realiasi untuk kepentingan TNI AD.

“Litbang itu sesungguhnya memiliki peran yang sangat strategis, segala mimpi yang ada dalam benak kita, tidak hanya jadi angan-angan, namun harus direalisasikan dalam bentuk konkrit, dan tentunya bermanfaat bagi institusi Angkatan Darat,” ujar Tatang kepada Paban III/Litbang Asro Srenad Kolonel Czi Suprayogi di lokasi acara.

Tatang pun berpesan agar momentum Indo Defence Expo 2018 & Forum tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan peningkatan pengetahuan dan penyerapan alih teknologi yang disajikan oleh para peserta pameran.

“Kaitannya dengan kesempatan seperti, kita harus dapat menyerap berbagai informasi dan alternatif teknologi yang ada untuk kemudian kita kaji, teliti, rekayasa dan dikembangkan, baik secara mandiri atau kemitraan. Tidak ada yang sulit, jika kita mau belajar dan berupaya,” ujarnya.

Suprayogi menambahkan, saat ini TNI AD sangat mendorong berbagai upaya terkait dengan kegiatan Litbang, apalagi dari Kementerian Pertahanan juga turut andil dalam menyelaraskan kegiatan tersebut bersama dengan industri pertahanan dalam negeri.

Pada pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2018 yang bersamaan dengan Pameran Kedirgantaraan dan Helikopter “Indo Aerospace Featuring Indo Helicopter 2018 Expo and Forum” dan Pameran Kemaritiman “Indo Marine 2018 Expo And Forum”, Wapres Jusuf Kalla juga didampingi oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu serta beberapa Menteri Kabinet Kerja, pimpinan dan anggota DPR RI, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Kapolri serta pejabat kementerian dan instansi terkait.

Indo Defence Expo 2018 & Forum kali ini diikuti oleh 867 perusahaan dari 60 negara, sehingga menjadikan ajang yang dihelat dua tahunan itu sebagai salah satu pameran pertahanan terbesar di dunia. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya