Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden petahana Joko Widodo menepis dugaan pelanggaran kampanye terselubung saat mengumumkan pembebasan tarif Jembatan Suramadu, di Jawa Timur, (27/10). Saat di Jembatan Suramadu, Presiden berfoto dengan para kiai dan tokoh masyarakat Madura dengan mengacungkan satu jari yang identik dengan nomor urut satu pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Dalam foto tersebut, Jokowi tak terlihat berpose satu jari.
"Saat kami mendeclare itu menjadi jembatan biasa, kanan kiri ada kiai ada tokoh masyarakat. Ada yang mengacungkan jari. Saya sudah ingatkan jangan saat itu," ujarnya di Jakarta, Rabu (31/10).
Atas alasan tersebut, Presiden tak merasa melakukan kampanye terselubung pada momen itu. "Beda kalau saya suruh tunjuk jari. Justru saya ingatkan, jangan, enggak usah, enggak usah," tandasnya.
Foto ini membuat Presiden dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Selasa (30/10). Pelapor bernama Rubby Cahyady yang tergabung dalam Forum Advokat Rantau, melaporkan dugaan kampanye terselubung saat peresmian pembebasan tarif Jembatan Suramadu. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved