Pemuda Harus Lawan Permainan Politik Identitas

Insi Nantika Jelita
27/10/2018 17:25
Pemuda Harus Lawan Permainan Politik Identitas
(ADAM DWI )

TANGGAL 28 Oktober tiap tahun diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Momen itu sebagai cikal bakal bersatunya komponen pemuda dari berbagai latar belakang di Nusantara untuk terikat dalam sebuah bangsa. Bagi politikus Partai Solidaritas Indonesia Rian Ernest, perayaan Sumpah Pemuda tahun ini harus menjadi momentum kaum muda untuk melawan pola elit politik yang mau menghidupkan kembali politik identitas.

"Politik identitas sudah selesai di Sumpah Pemuda, 90 tahun lalu. Yang ada hanyalah satu, bangsa Indonesia." ujar Ernest saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (27/10).

Ernest mengakui bahwa masih banyak anak muda yang skeptis soal politik. Sikap ini menurutnya juga akibat mencontoh dari elit politik senior.

"Sedikit banyak ini karena contoh yang diperlihatkan elit politik senior, misalkan dengan politik pecah belah, politik identitas, maupun perilaku koruptif dan munafik," ucap Ernest

Ia mengajak anak muda untuk tidak putus asa dalam memandang politik.
"Nah tapi kita jangan putus asa. Dari kalangan muda pun sekarang semakin banyak yang terpanggil masuk politik." pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya