Publik Cenderung Pilih Partai Besar di Pemilu 2019

Insi Nantika Jelita
27/10/2018 13:53
Publik Cenderung Pilih Partai Besar di Pemilu 2019
(Ilustrasi)

PENELITI dari Populi Center Rafif Imawan mengatakan kecenderungan masyarakat saat ini masih memilih partai besar untuk Pemilu 2019. Menurut dia, alasannya karena partai besar dianggap sebagai motor penggerak kerja pemerintah.

"PDIP kan partai yang mengusung Jokowi dan Gerindra sebagai oposisi banyak muncul di media. Partai lainnya stabil di 2 atau 3%," ujarnya dalam diskusi bertajuk Partai Dalam Garis Ambang Batas di Gado Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (27/10).

Baca juga: Survei Populi Center: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Milenial

Rafif menjelaskan pernyataannya itu berdasarkan survei yang dilakukannya pada 23 September-1 Oktober 2018. Survei tersebut menyebut hanya lima partai peserta Pemilu 2019 yang akan lolos ambang batas parlemen. Diantaranya PDIP, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai NasDem. Sementara partai politik lainnya di bawah 4% untuk lolos di kursi parlemen.

"Survei ini melibatkan 1.470 responden, tapi kita bisa melihat kecenderungan pemilih kebanyakan mengasosiasi ke partai besar," paparnya.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan, Lena Maryana Mukti, menyebutkan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk bisa lolos dalam memperebutkan kursi di parlemen. Menurutnya, hasil survei dari Populi Center menjadi cambuk bagi partainya untuk memperoleh kemenangan.

"Kita bekerja keras untuk bisa lolos dalam parliamentary threshold nanti. Hasil survei jangan underestimate dengan partai-partai lain yang meramalkan tidak lolos ambang batas. Survei ini bukan seharusnya menakutkan kita tapi dijadikan cambukan," tutur Lena. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya