Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG Pemilu 2019, para pimpinan majelis agama berkomitmen untuk menjaga kerukunan antar umat agar kontestasi pesta demokrasi tersebut berjalan secara kondusif.
Ketua Umum Parisha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (NSI) Suhadi Sendjaja menuturkan hal tersebut dapat dilakukan dengan terus mendorong semangat persaudaraan serta saling menerima perbedaan. Dirinya menuturkan, semangat tersebut harus dirawat karena dengan adanya iklim kondusif di antara masyarakat laju pemerintah dalam membangun bangsa dapat dilakukan secara efektif. Selain itu, adanya perbedaan harus tetap dimaknai dengan hal positif karena seluruh komponen bangsa Indonesia telah sepakat bahwa hal tersebut dapat disatukan melalui Pancasila.
"Untuk kondisi kehidupan berbangsa saat ini toleransi saja tidak cukup. Semua orang harus bisa menerima sepenuhnya satu sama lain bahwa kita semua adalah keluarga besar NKRI," ujarnya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/10).
Ia pun menuturkan peran pimpinan majelis agama sangat penting dalam menjaga kerukunan. Pasalnya, seluruh agama memiliki perspektif yang sama yakni menjunjung tinggi rasa kemanusian serta perdamaian.
Oleh karena itu, adanya kerukunan umat khusunya dalam kontestasi pemilu nanti bisa menjadi fondasi yang kuat dalam membangun negara serta menghadirkan pemimpin yang berkualitas.
"Fungsi dan peran agama memjadi landasan seluruh umatnya. Agama bisa memberi landasan karena disitu ada nilai-niali kemanusian. Kerukunan harus terus dijaga jelang bergulirnya pemilu," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua MUI Bidang Kerukunan Umat Beragama Yusnar Yusuf Rangkuti menuturkan para pemimpin majelis agama akan bahu-membahu mengupayakan menjaga fungsi dan peran agama guna mewujudkan terciptanya kerukunan hidup di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia menuturkan, pemilu sebagai salah satu pesta demokrasi haruslah menjadi pemersatu bangsa. Yusnar menuturkan, peran majelis pimpinan agama sangat penting untuk menguatkan peran umat agar Pemilu 2019 nanti berjalan secara damai dan berkualitas.
"Secara aktif mengikhtiarkan dan melakukan penyadaran akan pentingnya nilai-nilai perdamaian dan persatuan pada semua golongan umat beragama yang sesuai dengan hakikat ajaran agamanya masing-masing," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved