Bamsoet Akan Undang Pihak Terkait Bahas Lapangan Tembak

Antara
19/10/2018 20:40
Bamsoet Akan Undang Pihak Terkait Bahas Lapangan Tembak
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

KETUA DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR akan memanggil sejumlah pihak terkait pekan depan untuk mengkaji wacana pemindahan Lapangan Tembak atau menambah sistem pengamananan di Lapangan Tembak demi mencegah kembali terjadinya penembakan salah sasaran di kemudian hari.

"Pekan depan saya minta BURT undang Kepolisian, pengelola kawasan Gelora Bung Karno, Perbakin dan Menpora untuk mengkaji apakah Lapangan Tembak masih layak digunakan atau diputuskan dipindah atau tetap di sini tapi pengamanan diperketat. DPR juga disiapkan pengamanannya yang bisa cegah terjadinya peristiwa ini (penembakan salah sasaran) berulang lagi," kata Bambang di Lapangan Tembak, Jakarta, hari ini.

Pihaknya pun meminta Polri untuk mengevaluasi keamanan di Komplek DPR RI, Jakarta, demi menjaga keselamatan pihak-pihak yang beraktivitas di gedung tersebut.

"Saya meminta juga sistem keamanan di DPR diaudit," katanya. Hal itu karena, kata dia, Komplek DPR termasuk obyek vital negara yang harus dijamin keamanannya.

Sebelumnya, peluru diduga dari senjata api yang ditembakkan dari Lapangan Tembak Senayan menembus sejumlah ruangan di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, pada Senin (15/10) sekitar pukul 14.40 WIB.

Polri pun sudah menetapkan dua tersangka atas kejadian itu yakni Iman Aziz Wijayanto dan Reiki Meidi Yuwana yang merupakan ASN Kementerian Perhubungan.

Kedua ASN tersebut diketahui bukan anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin). Bila terbukti bersalah, keduanya akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya