Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo mengatakan bahwa setiap desa sesungguhnya memiliki potensi terpendam. Oleh karena itu, kata dia, desa harus diberikan suatu pencerahan berupa pendampingan agar ada peningkatan produksi dan juga pemasaran terkait usaha-usaha produktif yang dimilikinya.
"Waktunya kita bekerja nyata bagaimana memajukan desa. Desa merupakan miniatur dari sistem ketatanegaraan Indonesia. Desa juga merupakan ujung tombak di dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kalau desa makmur, pasti tidak hanya provinsi, negara juga akan meningkat kemakmurannya," ujarnya di Lokakarya Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna ke-XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tahun 2018, di Kawasan Garuda Wisnu Kencana, Bali, Jumat (19/10).
Kesempatan itu juga sekaligus menjadi ajang pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para juara Lomba Desa dan Kelurahan yang diharapkan dapat memberikan inovasi kepada desa lainnya di seluruh tanah air. Ada empat desa yang diberikan penghargaan, yakni Desa Gp. Tumbo Baro (Aceh), Desa Muning Baru (Kalimantan Selatan), Kelurahan Kesiman (Bali), dan Kelurahan Kuala Kencana (Papua).
Hadi juga menekankan pernyataan Presiden Joko Widodo saat pembukaan yang meminta seluruh pemerintah daerah untuk meninggalkan cara kerja manual di sistem pemerintahannya.
Sebelumnya, Presiden mengingatkan dengan adanya revolusi industri 4.0, maka pemerintah daerah harus mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya dalam kinerja sistem pemerintahan di daerah. "Tinggalkan hal-hal yang manual. Masuk ke aplikasi sistem cepat, biar gampang dikontrol," ujar Presiden Jokowi.
Menurut Presiden, apabila pemerintah daerah tidak mengikuti perkembangan teknologi dan mengurangi kesejahteraan masyarakat di Indonesia maka akan tertinggal dari negara lain. Oleh karena itu, Presiden meminta seluruh aparat pemerintah daerah untuk mengikuti kecenderungan/tren perkembangan teknologi, mulai dari kecerdasan buatan (artificial intelligence), tenaga robot, big data dan realitas maya (virtual reality).
Lebih lanjut kata Presiden, dengan perkembangan revolusi industri 4.0, kecepatan pertumbuhan industri di dunia mencapai 3.000 kali lipat dari revolusi industri 1.0.
"Kalau tidak tahu, kita akan tertingal dari negara lain yang bergerak sangat cepat. Kita harus tahu cryptocurrency, bitcoin itu apa. harus tahu.Sehingga manajemen pemerintahan ini dibawa kemana kita ngerti semuanya. Jadi, ke depan bukan negara besar yang mengalahkan negara kecil. Tapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Negara sebesar apapun kalau lambat akan dikalahkan oleh negara kecil yang cepat," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved