Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEUSAI diperiksa sejak Senin (15/10) malam sekitar pukul 23.25 WIB, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin akhirnya keluar dengan menggunakan rompi oranye dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kemarin.
Neneng ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.
"Ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK yang berlokasi di belakang Gedung Merah Putih KPK Kaveling K-4 Jakarta," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.
Sebelumnya, politikus Partai Golkar itu bersumpah tidak mengetahui kasus yang membelit anak buahnya di dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) yang terlebih dahulu terkena operasi tangkap tangan oleh lembaga antirasywah. "Saya demi Allah enggak tahu," kata Neneng saat ditemui di ruang kerjanya di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (15/10).
Bahkan, putri juragan beras itu mengaku selalu mewanti-wanti anak buahnya untuk selalu hati-hati dalam bekerja.
"Saya sudah tekankan sejak awal tahun kepada Bu Tina (kasi bidang tata ruang), juga ke Bu Neneng (kabid tata ruang). Saya sudah imbau untuk hati-hati," ungkap Bupati dua periode yang akrab disapa Empok Neneng itu.
Dengan ditahannya Neneng, total delapan orang sudah ditahan KPK dari sembilan yang diumumkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Suap dalam kasus ini terkait dengan izin yang diurus pemilik proyek Meikarta seluas 774 hektare. Dalam praktik lancung itu diduga ada commitment fee sebesar Rp13 miliar yang baru terealisasi Rp7 miliar melalui sejumlah dinas di Kabupaten Bekasi.
Sebagaimana kebanyakan kasus suap, kode-kode pun bertaburan. Ada kode 'Tina Toon', 'Melvin', 'Windu', dan 'Penyanyi'.
Juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan kode kode tersebut merupakan beberapa aktor kunci yang sudah menjadi tersangka. Mereka memiliki kode masing masing, baik itu petinggi di Lippo Group maupun pihak bupati dan aktor-aktor lain.
"Untuk kode 'Tina Toon' sudah teridentifikasi orang yang dimaksud ialah pejabat setingkat kasi atau kabid di Pemkab Bekasi," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.
Dengan ditahannya Neneng, total sudah delapan kepala daerah perempuan yang terjerat kasus rasywah. (Dero Iqbal Mahendra/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved