Berkampanye Ibarat Main Badminton

Dro/Gol/P-3
17/10/2018 11:20
Berkampanye Ibarat Main Badminton
(MI/DERO IQBAL MAHENDRA)

MARAKNYA kampanye negatif dan hitam selama pelaksanaan pemilu presiden ibarat permainan bulu tangkis. Orang akan mendapat poin jika sukses melakukan smes ke arah lawan. Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.

"Politik itu seperti orang main bulu tangkis. Anda dapat poin kalau smesnya benar. Anda juga mendapatkan poin kalau lawan membuat kesalahan (membuat kampanye hitam)," terang Kalla.

Ia menambahkan kampanye negatif yang mengungkapkan kesalahan lawan memang terkadang sulit untuk dihindari. Namun, kampanye negatif tidak melanggar selama berbasis fakta.

Bila tidak berdasarkan fakta, hal tersebut menjadi kampanye hitam sebab cenderung ke arah fitnah. "Artinya selama kampanye ini berbuatlah yang positif dan jangan buat kesalahan," tutur dia.

Ia menambahkan kampanye di pondok pesantren memang tidak boleh karena undang-undang melarang hal itu dilakukan di tempat pendidikan ataupun tempat ibadah. Akan tetapi, jika pasangan calon bersilaturahim ke pesantren, itu persoalan lain.

"Apakah calon A datang silaturahim dianggap kampanye atau tidak? Kalau hanya singgah silaturahim sebentar atau ketemu teman lama atau datang ke masjid dan ketemu orang selama duduk-duduk saja dan bicara agama, tentu bukan kampanye," tutur sesepuh Partai Golkar tersebut.

Bagi Jusuf Kalla, silaturahim masih dperbolehkan sebab para calon tentu ingin singgah ke berbagai tempat dan bertemu dengan sejumlah orang.

Namun, pertemuan itu sendiri tidak boleh beraroma kampanye dalam arti melakukan kegiatan yang memengaruhi orang lain untuk memilih pasangan calon presiden-calon wakil presiden.

Direktur Bidang Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Amin, Dwi Badarmanto, kepada wartawan di Jakarta mengatakan pihaknya mengedepankan kampanye positif dan inspiratif untuk membantu masyarakat dalam memberikan pendidikan politik.

"Kami tidak melakukan kampanye negatif, apalagi kampanye hitam. Kami kampanye termasuk program-program yang akan dilakukan Pak Jokowi untuk periode kedua nanti. Banyak prestasi dan kinerja Jokowi yang sudah dilakukan. Ini yang harus disampaikan kepada masyarakat," ujar dia.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya