Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil prihatin dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut ia sampaikan menyusul terjaringnya 10 orang dalam OTT yang dilakukan KPK pada Minggu (14/10).
Ia mengatakan, dirinya menyerahkan hal tersebut ke aparat hukum untuk memproses dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) tersebut.
"Saya turut prihatin, saya serahkan seperti biasa hal begini ke aparat hukum khususnya KPK," katanya di Bekasi, Senin (15/10).
Ia mengimbau, supaya pihak–pihak terkait yang terlibat dalam kasus tersebut untuk kooperatif dalam menjalankan proses hukum.
"Semua yang terlibat mohon mengikuti prosedur hukum, saya prihatin sebagai gubernur," tuturnya.
Senada, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengaku terkejut saat mendengar kabar tersebut dari internet.
"Kaget lah pastinya prihatin pasti," katanya.
Neneng mengimbau supaya semua dinas yang ada di Pemkab Bekasi tetap bekerja.
"Harus tetap kerja dengan segala keterbatasan. Semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Dareah) ya harus bekerja lebih baik lagi," tuturnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 10 orang diamankan dalam operasi senyap ini.
"Benar, sejak Minggu siang kemarin KPK melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap sejumlah orang di Bekasi dan sekitarnya," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan saat dimintai konfirmasi, Jakarta, Senin.
Menurut Basaria, ke-10 orang yang ditangkap ialah pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Bekasi. Diduga salah satu pihak yang ditangkap adalah Kadis Pemkab Bekasi. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved