Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, Arsul Sani mengatakan, Bawaslu harus aktif memantau kegiatan semua peserta pemilu 2019 di sekolah, kampus, atau pesantren. Bila perlu, kegiatan di sarana pendidikan harus melibatkan perwakilan dari Bawaslu.
"Sebaiknya saya sarankan agar mengajak Bawaslu setempat, saat silaturahim. Kita kan lebih bagus mencegah agar tidak salah," kata Arsul di gedung DPR, Jakarta, Kamis, (11/10).
Arsul mengatakan, dengan pengawasan, aturan pelarangan kampanye di lingkungan pendidikan akan lebih terjamin dipatuhi. Karena meski kadang peserta pemilu telah sangat hati-hati, bisa saja tim, rombongan, atau tuan rumah sendiri mereka tanpa disadari justru yang melakukan promosi dan kampanye.
"Ketika misalnya mungkin Kiai Ma'ruf dan rombongannya tidak kampanye. Sandi dan rombongannya tidak. Tapi panitia memperkenalkannya berlebihan. Nah itu juga harus dikasih tahu juga mereka. Bila Bawaslu hadir kan bisa lebih terpantau," ujar Arsul.
Di masa kampanye menurut Arsul, setiap kegiatan memang akan sangat diperhatikan dan jadi penilaian publik. Hal itu yang harus ditanggapi dengan bijak oleh semua pihak. Termasuk agar meski menjadi peserta pada pemilu 2019, hak-hak dasar mereka tidak terpasung oleh aturan kampanye.
"Kayak Sandi misalnya, kan boleh saja diundang ceramah sebagai seorang Sandiaga Uno, entrepreneur berhasil dan anak muda energik punya pemikiran. Kalau itu tidak boleh sama sekali, dia jadi cawapres terpasung dong hak-hak intelektual dia," ujar Arsul. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved