DPP Golkar Laporkan Ade Komarudin

MI/Beo/Nov/P-4
28/3/2015 00:00
DPP Golkar Laporkan Ade Komarudin
(MI/RAMDANI)
DEWAN Pengurus Pusat Partai Golkar yang diakui pemerintah melalui SK Menkum dan HAM melaporkan Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo ke Badan Reserse Kriminal Polri, kemarin. Laporan diajukan atas penguasaan sekretariat Fraksi Partai Golkar di Gedung DPR dan perobekan surat resmi DPP Partai Golkar beberapa hari lalu. Hadir di Bareskrim Wakil Ketua Umum Partai Golkar pimpinan Agung Laksono, Agus Gumiwang, dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum dan HAM Lawrance Siburian. Keduanya menyatakan laporan yang diajukan merupakan upaya melaksanakan tugas atas dasar fraksi yang sah sesuai dengan UU tentang Partai Politik dan keputusan menteri hukum dan HAM.

"Kami sudah dua kali meminta untuk pindah dari sekretariat, tapi tidak diindahkan. Karena itu, akhirnya kami lapor," katanya. Dalam laporan bernomor LP/381/III/2015/ Bareskrim, Pasal 167 dan 168 diperuntukkan Ade dan Bambang atas dugaan tindak pidana memasuki sebuah area tanpa izin. Bambang juga dikenai Pasal 406 atas dugaan tindak pidana merusak barang milik orang lain atau karena merusak surat dalam laporan bernomor LP/382/III/2015/Bareskrim. Agus berpandangan, setelah Menkum dan HAM mengesahkan kepengurusan Golkar di bawah pimpinan Agung Laksono, dirinya beserta jajarannya yang berhak menempati sekretariat fraksi sebagai ketua fraksi, bukan lagi Ade Komarudin.

Sebelumnya, Agus sempat berusaha masuk ke ruang pimpinan Fraksi Partai Golkar di lantai 12 Gedung Nusantara I kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, ia tidak bisa melewati pintu yang dikunci dengan password. Dia mengatakan sistem pengamanan pintu di lantai 12 sudah diubah. Agus juga sempat menggelar pertemuan dengan Sekjen DPR Winantuningtyastiti untuk meminta haknya menempati kantor Fraksi Golkar sebagai partai yang sah. "Kami membahas hal-hal hukum dan saya memberikan pandangan kepada Bu Sekjen yang enggak bisa saya buka di sini," kata Agus.

Pantauan Media Indonesia mencatat selain perubahan sistem pengamanan, sejumlah petugas pengamanan DPR tampak berjaga-jaga. Penjagaan lebih ketat ada di sekitar ruangan bernomor 1208, milik Sekretaris Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo. "Weleh, emangnya dia siapa? Apa dia punya nyali? Kalau sudah diakui secara kelembagaan di DPR, baru boleh bersikap kayak jagoan. Kalau sekarang, ya belum bisa. Nanti Poltak Sitompul bilang, bisa diketawain kodok," ujar Bambang menanggapi langkah Agus Gumiwang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya