Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ULAMA muda dari berbagai wilayah di Jawa Tengah yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) siap memenangkan pasangan Joko Widodo/Ma'ruf Amin dalam Pemilu 2019.
"Banyak kiai muda, putra kiai, serta guru madrasah diniah yang berbasis pada pesantren dan pemilih pemula," kata Ketua Samawi Jawa Tengah Ahmad Aris Noeris saat deklarasi organisasi ini untuk tingkat Jawa Tengah di Semarang, kemarin.
Seusai deklarasi, Samawi akan langsung mengenalkan pasangan calon nomor urut 01 itu ke 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Menurutnya, Samawi merupakan wadah ikhtiar generasi muda yang berjuang dan berdakwah di kalangan santri untuk memenangkan Jokowi/Amin.
"Samawi independen tidak ada afiliasi dengan partai politik tertentu," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Karangsuci, Purwokerto ini.
Dasar tekad Samawi untuk memenangkan Jokowi/Amin, antara lain, karena Jokowi selama menjadi presiden berkinerja baik.Selain itu, komitmen Joko Widodo dalam membangun NKRI. "Penghormatan beliau terhadap para kiai dan ulama di Indonesia.''
Di Nusa Tenggara Barat, Tim Koalisi Indonesia Kerja menargetkan 80% suara kemenangan. Tim Koalisi Kerja Jokowi - Amin, yakni Rahmad Hidayat, menyebutkan dua alasan kemenangan pasangan ini.
Pertama, kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB itu, rakyat sekarang sudah melek politik, sudah pintar, dan sudah bisa membedakan mana pemimpin yang suka mengumbar janji dan yang tidak.
"Jokowi itu pemimpin yang tidak suka berjanji. Saat bencana gempa Lombok, Jokowi hadir di tengah-tengah masyarakat sampai menginap di tenda bersama rakyat," kata pria yang sudah 20 tahun memimpin DPD PDI Perjuangan NTB itu.
Alasan kedua, semua tokoh di NTB yang didatanginya sepakat menyatakan dukungannya untuk pasangan Jokowi-Amin, termasuk mantan Gubernur NTB dua periode TGH Muhammad Zainul Majdi atau sering dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB). "Saat ini TGB sudah bersama kami berjuang untuk bersama-sama memenangkan Jokowi-Amin," ucap Rahmat Hidayat.
Pada Pilpres 2014, Povinsi NTB menjadi salah satu lumbung suara Prabowo Subianto yang saat itu berpasangan dengan Hatta Rajasa dengan perolehan suara sebesar 72,45% berdasarkan hasil rekapitulasi KPU saat itu. Namun, kali ini tim akan membalikkan keadaan dengan memenangi 80% suara pemilih untuk Jokowi-Amin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved