Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung mendirikan posko pelayanan kesehatan untuk membantu meringankan beban bagi korban bencana di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Kejaksaan juga mengirimkan 7 dokter dan 8 tenaga paramedis yang bersiaga selama 24 jam.
Demikian dikatakan Jaksa Agung Muda Intelijen Jan Samuel Maringka kepada Media Indonesia, Kamis (4/10). Menurut dia, kegiatan kemanusiaan itu sejalan dengan program Kejaksaan RI Peduli, dengan tagline ‘Bergandengan tangan bersama’.
Sejak didirikan, Selasa (2/10), posko pelayanan masyarakat itu telah melayani puluhan keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan. Jan Maringka pun mempersilakan masyarakat yang butuh pemeriksaan dan pengobatan agar segera mendatangi posko tersebut.
Lebih jauh, terang dia, kejaksaan melalui program kemanusiaan itu berhasil menghimpun bantuan berupa pakaian, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan itu berasal dari Kejaksaan Agung dan kantor kejaksaan di wilayah terdekat, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan sekitarnya.
“Hal itu merupakan wujud kepedulian Kejaksaan dalam ikut meringankan beban saudara sebangsa dan setanah air di Palu, Donggala dan sekitarnya,” ujar Maringka.
Diharapkan dalam waktu singkat, sambung dia, akan mengalir pula bantuan dari kejaksaan di seluruh Indonesia. Bantuan yang diberikan diakuinya sebagai wujud komitmen kejaksaan untuk senantiasa bergandengan tangan bagi korban bencana di Palu dan Donggala.
Terpisah, Jaksa Agung Federasi Rusia Yury Yakovlevich Chayka menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah di Palu-Donggala, yang menelan ribuan korban jiwa dan korban luka.
Chayka mengaku merasakan kesedihan yang dirasakan oleh Kejaksaan Agung RI dan bangsa Indonesia atas bencana alam tersebut. Hal itu dikatakan Chayka kepada Jaksa Agung HM Prasetyo di sela-sela acara kerja sama bilateral antara Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Agung Federasi Rusia, di Moskow, Rusia, Rabu (3/10).
Prasetyo juga mengemukakan bahwa pihaknya ikut ambil bagian untuk melakukan kegiatan kemanusiaan di lokasi yang terdampak bencana. “Kami mendirikan Posko Kejaksaan RI Peduli untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Palu-Donggala,” ujar Prasetyo.
Kejahatan lintas negara
Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Agung Federasi Rusia berkomitmen untuk saling mendukung serta memberikan bantuan, khususnya terkait upaya pengungkapan dan penindakan pelbagai kasus kejahatan lintas negara. Penguatan hubungan kerja sama kedua negara merupakan langkah strategis yang perlu ditempuh guna menyelesaikan persoalan tersebut.
“Hubungan kerja sama dan koordinasi formal ini setidaknya akan memberi pesan kuat kepada pelaku kejahatan di kedua negara, bahwa bagi mereka tidak ada lagi tempat aman,” ujar Prasetyo seusai menandatangani pembaruan nota kesepahaman dengan Jaksa Agung Federasi Rusia Yury Yakovlevich Chayka, di Moskow, Rusia.
Menurutnya, hubungan kerja sama yang memuat komitmen kuat serta telah disepakati bersama, itu diharapkan mampu menghilangkan kemungkinan adanya sekat-sekat perbedaan regulasi, mekanisme, prosedural, yuridiksi, dan masalah lainnya.
“Melalui penguatan dan pembaruan kerja sama, kita dapat bekerja dan beraksi semakin cepat dan kuat memberantas beragam jenis kejahatan,” katanya. (P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved