Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait persepsi publik dalam melihat penerapan ideologi Pancasila dalam bernegara.
Hasilnya Joko Widodo dinilai oleh 65.8% responden sebagai capres yang konsisten memperjuangkan dan mempertahankan pancasila. Sementara capres Prabowo Subianto dinilai 28.7% responden konsiten dalam memperjuangkan pancasila.
Peneliti LSI Denny JA Rully Akbar menuturkan adanya persepsi responden yang tinggi terhadap Jokowi yang identik terhadap nilai pancasila dipengaruhi oleh program-program yang telah dilakukan pemerintah. Salah satu faktor tersebut ialah adanya pembangunan infrasturktur yang dianggap oleh responden merata dan tidak mebeda-bedakan.
"Salah satu faktornya jika dilihat kualitatifnya ya Jokowi berkunjung ke Aceh hingga Papua, infrasturktur juga dibangun daerah-daerah juga. Jadi pancasilanya dalam konteksnya disini membangun yang merata," ujarnya di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Kamis (4/10).
Ia juga menuturkan adanya persepsi publik terhadap Prabowo terkait nilai pancasila yang masih dibawah Jokowi dikarenakan masih belum terlihatnya tindakan-tindakan yang dapat dirasakan masyatakat.
Rully menuturkan, sosok Prabowo yang berlatar belakang militer sudah pasti memiliki nilai pancasila yang tinggi. Namun, hal tersebut belum bisa menyentuh ke wilayah masyarakat. Pasalnya, masyarakat memandang Prabowo belum terlihat sebagai sosok figur yang turun langsung dalam membumikan nilai-nilai pancasila.
"Prabowo yang berlatar belakang militer pasti memiliki nilai pancasila yang tinggi, tapi diluar itu ia belum pernah terlihat sebagai pemimpin publik di masyarakat. Misalnya seberapa besar ia membantu korban-korban bencana atau gotong royong yang sesuai dengan nilai pancasila semantara Jokowi dianggap telah melakukan itu," ungkapnya.
Dalam rilis yang dikeluarkan LSI ini pun ditemukan adanya alasan responden yang meninginkan pancasila menguat dalam bernegara. Pasalnya, pancasila dinilai dapat merekatkan keberagaman di Indonesia serta mamapu menjaga masyarakat minoritas tetap dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
"27.5 persen responden menilai Pancasila dapat membuat pulau dan provinsi yang didominasi agama minoritas tak memisahkan diri dari NKRI. Sementara 23.3 persen responden menilai Pancasila mampu merekatkan keberagaman Indonesia," ungkapnya.
Survei ini dilakukan pada 14-22 September 2018 dengan menggunakan metode multistage random sampling kepada 1.200 responden. Margin of error dalam survei ini berjumlah 2.9%. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved