Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menuturkan bahwa pihaknya tengah melakukan pengembangan terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Pihaknya telah meminta keterangan kepada 20 orang untuk mencari pelaku lainnya dalam kasus ini.
Ia menuturkan selain telah memintai keterangan, pihaknya juga tengah mempelajari fakta-fakta yang muncul dalam persidangan terdakwa Syafruddin Arsyad Tumenggung yang merupakan Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional.
"Kami tengah mengembangkan perkara ini untuk mencari pelaku yang lain dalam kasus BLBI yang diduga merugikan keuangan negara 4.58 Triliun. Setidaknya 20 orang sudah kita mintai keterangan dan tentu bukti-bukti lain sedang dipelajari termasuk fakta persidangan terdakwa SAT kemarin," ujar Febri saat ditemui di Kantor KPK, Jakarata, Selasa (2/10).
Namun, saat ditanya terkait adanya kemungkinan tersangka baru dalam kasus ini Febri masih enggan mengungkapkan hal tersebut.
Sebagai informasi, Syafruddin Arsyad Temenggung telah divonis penjara selama 13 penjara serta denda sebesar Rp 700 juta subsider 3 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada 24 September lalu.
Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan bahwa Syafruddin Arsyad Temenggung terbukti telah merugikan negara sebanyak Rp 4,58 triliun. Syafruddin dinilai terbukti bersalah dalam kasus korupsi pemberian surat keterangan lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved