Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) meyakini politik identitas yang memainkan sentimen agama dan suku tidak akan dominan pada Pilpres 2019. Pasalnya selain tidak sehat bagi demokrasi dan kehidupan sosial kebangsaan politik identitas tidak cukup signifikan mendongkrak elektabilitas.
"Kalau dalam bacaan kami politik identitas itu apakah berdampak signifikan pada elektabilitas, tentu saja tidak. Masyarakat sudah cerdas saat ini. Dan lagi politik identitas itu hanya vokal saja sebenarnya tetapi tidak besar," kata Sekjend PAN Edy Soeparno saat menerima kunjungan Media Indonesia di Media Centre PAN di Jalan Daksa I No 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/10).
Ia mengambil contoh elektabilitas partai PDIP misalnya yang tetap konsisten di urutan satu meski sebenarnya jika merijuk kasus Pilkada DKI yang lalu, PDIP cukup kuat mendapat stigma sebagai Partai pendukung penista agama, dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama. "Artinya tidak berdampaklah politik identitas itu," tukas Edy.
Ia pun menegaskan, dalam kontestasi Pilpres 2019 PAN yang mendikung pasangan Prabowo-Sandi akan mengedepankan kampanye positif dan simpatik. "Tone kampanye kita adalah menawarkan hope, harapan bukan hal-hal negatif atau pesimisme," pungkas Edy. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved