Golkar Merasa Terintimidasi Menjelang Pemilu

Putri Rosmalia Octaviyani
29/9/2018 17:25
 Golkar Merasa Terintimidasi Menjelang Pemilu
(MI/PIUS ERLANGGA)

PARTAI Golkar merasa terintimidasi dan terteror secara psikologis. Menjelang pemilu upaya penjatuhan Golkar dianggap santer terlihat.

"Teror psikologis secara sistematis dilakukan ke golkar. Tokoh golkar dikejar kemana-mana. Padahal kami yakin kalau semuanya diperiksa akan lebih banyak partai lain," ujar politisi Golkar, Ahmadi Noor Supit, dalam workshop persiapan pileg dan pilpres kader Golkar, di Hotel Atlet Century, Jakarta, Sabtu (29/9).

Ahmadi mengatakan, meski demikian, dirinya yakin tingkat kesolidan Golkar dalam menghadapi pemilu 2019 akan tetap terjaga. Terlebih karena seluruh unsur Golkar telah komitmen dan yakin untuk mengusung Jokowi-Amin di pilpres 2019.

Meski banyak survei mengatakan Golkar akan kalah dan turun perolehan kursinya, Ahmadi mengatakan, itu tidak bisa dijadikan patokan. Dengan bertambahnya jumlah dapil, diyakini Golkar juga akan dapat menambah perolehan kursi.

"Mulai dari survei-survei yang dilakukan oleh lembaga survei, mereka semua mengatakan bahwa Golkar diramal akan dikalahkan oleh sempalan Partai Golkar. Mereka mengatakan kita akan kalah dari Gerindra yang merupakan sempalan Partai Golkar," ujar Ahmadi.

Ia mengatakan, dirinya tidak menampik jika kerap ada intrik di internal Golkar. Namun, hal itu tidak menjadi masalah berarti. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya