Jokowi dan Sri Sultan Bahas Cucu hingga Kebangsaan

AU/X-8
29/9/2018 14:35
Jokowi dan Sri Sultan Bahas Cucu hingga Kebangsaan
(DOK SETPRES DEPUTI BIDANG PROTOKOL, PERS, DAN MEDIA)

SEBELUM membuka Festival Kesatuan Pengelolaan Hutan Tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan di hutan pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri bertamu ke kediaman Gubernur DIY di Keraton Yogyakarta.

Oleh Gubernur DIY yang juga Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Presiden Jokowi diterima di Gedhong Jene, satu bangunan di sebelah utara Bangsal Kencana. Di tempat itu, Sri Sultan yang didampingi permaisuri Gusti Kanjeng Ratu Hemas serta putri-putrinya menyuguhkan aneka jajanan tradisional Yogyakarta.

"Pertama, saya bersilaturahim kepada beliau Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta seluruh keluarga besar Keraton Yog-yakarta. Kedua, saya memang diundang sarapan pagi bersama, tadi makan enak sekali, makan gatot, ketan ireng, lopis, cenil, makanan-makanan khas Yogyakarta," ujar Jokowi seusai pertemuan.

Pertemuan itu dilakukan tertutup. Jokowi tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan meninggalkan keraton sekitar 1 jam kemudian.

Sembari bersantap pagi, kedua tokoh berbicara mengenai banyak hal, dari masalah keluarga, cucu, hingga urusan kebangsaan. "Dan yang kedua banyak berbicara mengenai cucu. Menyinggung sedikit masalah yang berkaitan dengan negara, kebangsaan," tutur Presiden.

Sri Sultan Hamengku Buwono X meng-ungkapkan dirinya telah lama kenal dengan Jokowi, bahkan saat orang nomor satu di Indonesia itu masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Menurutnya, pertemuan tersebut dilakukan sekadar untuk menjaga komunikasi.

"Saya dengan Pak Jokowi itu sudah kenal lama, sejak beliau masih menjabat sebagai wali kota. Jadi biasa komunikasi sampai sekarang. Kekeluargaan bagi saya penting, silaturahim penting untuk menjaga hubungan. Ngobrol-ngobrol biasa, soal pemerintahan dan tukar pikiran seperti yang selama ini terjadi," kata Sri Sultan.

Jokowi juga menyempatkan diri berfoto bersama dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta keluarga besar Keraton Yogyakarta dan abdi dalem keraton yang saat itu bertugas. Setelah itu, keduanya menuju hutan Pinus Dlingo.

Menurut Gusti Kanjeng Ratu Hemas, suasana pertemuan antara suaminya dan Presiden Jokowi cukup cair dan santai. Dia menampik dugaan bahwa Jokowi yang akan berkontestasi dalam Pilpres 2019 mememinta restu kepada Sri Sultan.

"Tidak ada yang minta restu, hanya pembicaraan biasa. Ngarsa Dalem dan Presiden sudah sering bertemu. Hanya saja kebanyakan dalam suasana formal di suatu acara," ucap Gusti Kanjeng Ratu Hemas.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya