Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi langsung menahan anggota DPRD Sumatra Utara Muhammad Faisal setelah tiba di Jakarta, Kamis (27/9).
Sebelumnya, tersangka penerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho itu ditangkap di Perumahan Villa Asoka A-9, Asam Kumbang, Medan Selayang, Medan, Rabu (26/9) kemarin.
Juru bicara KPK, Febri Diansyah, melalui pesan singkatnya, menyebutkan, setelah ditangkap Ketua Fraksi Golkar itu langsung diberangkatkan ke Jakarta.
“Sampai di KPK yang bersangkutan diperiksa penyidik,” terangnya.
Seusai menjalani pemeriksaan, lanjut Febri, Faisal langsung diberikan surat penahanan.
"Jadi ditahan 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Timur," tandasnya.
Sebelumnya, tersangka telah dipanggil tiga kali oleh penyidik demi kepentingan penyidikan sebagai tersangka. Namun, dua kali yang bersangkutan tidak datang.
Pada pemanggilan 16 Juli lalu, tersangka sempat hadir. Namun, pada pemanggilan 7 dan 24 September tidak hadir. Karena dianggap tidak kooperatif sehingga tim KPK melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya.
Dalam penangkapan itu KPK dibantu tim dari Polda Sumut.
Terkait penangkapan itu pun, KPK kembali megingatkan pada tersangka lain agar koperatif dan hal ini menjadi pelajaran agar memenuhi panggilan penyidik dan mengikuti proses hukum yang berlaku.
Sebagaimana diberitakan, dalam perkara ini KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 hingga 2014-2019 sebagai tersangka atas dugaan menerima uang dari Gatot ketika menjabat Gubernur Sumut.
Besaran uang yang diterima antara Rp300 juta hingga Rp350 juta.
Suap tersebut diduga terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.
Mereka yang menjadi tersangka yakni Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, dan M Yusuf Siregar.
Berikutnya, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawati Munthe, dan Dermawan Sembiring.
Selanjutnya, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved