Jangan Cemarkan Agama untuk Sebarkan Kebencian

Ardi Teristi Hardi
26/9/2018 18:30
Jangan Cemarkan Agama untuk Sebarkan Kebencian
(Dok. MI)

TAHAPAN kampanye Pemilihan Umum 2019 telah resmi dimulai sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

Cendikiawan muslim, Prof Azyumardi Azra, berharap, masyarakat tidak memolitisasi dan memanipulasi agama dalam kampanye Pemilu 2019. Pernyataan tersebut didasari atas munculnya berbagai pernyataan dan tayangan di media sosial yang memanipulasi agama, hoaks, dan ujaran kebencian.

"Sudah waktunya semua pihak untuk tidak mencemarkan agama untuk menyebarkan kebencian," kata Azyumardi kepada Media Indonesia ketika ditemui di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/9).

Dosen UIN Syarif Hidayatullah ini juga menyebut, isu pemimpin ulama dan bukan ulama dalam Pemilu 2019 juga sudah tidak relevan lagi untuk dipolitisasi.

Pasalnya, sosok ulama sudah menyatu dalam pasangan nomor urut 1, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dalam diri Ma'ruf Amin.

"Itu (isu ulama) sudah tidak bisa dipolitisasi lagi karena mereka (pasangan capres-cawapres) sudah disahkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum)," pungkas Azyumardi. (OL-1)  



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya