Kesederhanaan Jadi Alasan Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi

Akmal Fauzi
26/9/2018 16:55
Kesederhanaan Jadi Alasan Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi
(MI/AKMAL FAUZI )

KELUARGA dan Kader Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) telah menentukan sikap politik untuk mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di pemilu 2019. Kesederhanaan Gus Dur jadi cerminan menentukan pilihan.

“Kedekatan dengan rakyat hanya bisa dibangun ketika seorang pemimpin mampu berpikir sederhana. Bahwa tugasnya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraaan. Hal ini bisa kita lihat dengan sangat gamblang dalam hidup Ayah saya,” kata putri Gus Dur. Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid di Rumah Pergerakan Gus Dur, Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Rabu (26/9)

Yenny kemudian menceritakan Gus Dur kecil. Lahir dari keluarga sederhana, Gus Dur berjuang mulai dari berjualan hingg jadi pengangkut beras.

“Beliau yatim sejak kecil karena kakek saya, KH Wahid Hasyim, mentri agama pada kabinet Bung Karno, meninggal dalam kecelakaan mobil. Nenek kami harus menyambung hidup dengan cara berjualan beras untuk menghidupi enam orang anaknya, dan Gus Dur kecil sampai harus sering naik truk pengangkut beras untuk membantu ibunya,” kisah Yenny

Hingga akhirnya bertemu Sinta Nuriyah Wahid yang dinikahinya hingga memiliki anak. Gus Dur selalu mengajarkan kesederhanaan.

“Mereka meniti kehidupan secara apa adanya. Menapaki tangga kehidupan penuh perjuangan, berjualan es lilin pun pernah dilakoni. Kami dibesarkan dalam hidup tanpa kemewahan, namun sarat dengan penghargaan diri. Bapak menempa kami dengan semangat membumi, yang diwujudkab dalam hasrat untuk mengabdi,” kata Yenny

Sikap sederhana itu lah yang menurut Yenny dibutuhkan untuk memimpin Indonesia. Dan pilihan politik keluarga dan kader Gus Dur yang biasa disebut Gusdurian jatuh ke pasangan Jokowi-Amin.

“Sosok seperti Gus Dur dan Gandhi adalah sosok pemimpin yang kita butuhkan. Negara ini adalah negara besar, penuh dengan kekayaan alam yang berlimpah. Negara ini adalah negara kaya, penuh dengan anak-anak bangsa yang punya talenta, mereka yang meyakini nilai kebajikan serta punya keinginan untuk mengabdi,” jelasnya.

“Dua-duanya berpikir dan bertindak sederhana, namun kaya dalam karya," imbuhnya.

Oleh karena itu, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini kami menyatakan mendukung pasangan No. 1. Bismillah Presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia,” tambah Yenny. Ia mengatakan, ada sembilan organsisasi konsorsium kader Gus Dur, mereka siap memenangkan Jokowi-Amin di pilpres 2019. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya