Presiden Dorong Pensiunan Terlibat Program Pemerintah

Rudy Polycarpus
25/9/2018 20:58
Presiden Dorong Pensiunan Terlibat Program Pemerintah
(ANTARA)

PEMERINTAH akan melanjutkan pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi aparatur dan pejabat negara serta tunjangan ke-13 bagi pensiunan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan sekitar 3.000 anggota Persatuan Wredatama RI (PWRI) dalam acara Pekan Purnabakti Indonesia, di Balai Kartini, Selasa (25/9).

"Tahun depan dilanjutkan lagi gaji ke-13 dan THR-nya. Jangan ke mana-mana. Nanti dikira saya kampanye," ujarnya disambut tepuk tangan dan sorak-sorai para pensiunan.

Pemberian gaji ke-13, jelas Presiden, merupakan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat. Secara tidak langsung, menurutnya, hal itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu terjadi saat pemberian gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi aparatur dan pejabat negara serta tunjangan ke-13 pada Juni kemarin, Jokowi menilai dampaknya terasa pada sektor riil.

"Pada triwulan kedua ada pertumbuhan ekonomi lebih baik karena belanja lebih dari tahun sebelumnya. Tetap agar kenaikan bahan pokok tidak meningkat meski ada tambahan gaji ke13 dan TH, kisaran inflasi 3,5%. Percuma ada tunjangan kalo inflasi di atas 8%, percuma," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyambut baik kerja sama yang telah dijalin antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama PWRI.

Menurutnya, pengalaman PWRI yang memahami birokrasi bisa memudahkan membuat laporan pertanggungjawaban dan mengawasi dana desa.

Sehingga menurutnya, perlu ada pengawasan dari seluruh pihak agar program dana desa dapat berjalan dengan maksimal. Pada 2015 dana desa yang disalurkan sebesar Rp 20triliun, meningkat pada tahun berikutnya menjadi Rp47 triliun. Pada 2017 sebesar Rp60 triliun, dan 2018 menjadi Rp60 triliun.

"Tahun depan rencananya (dana desa) akan meningkat menjadi Rp 73 triliun. Sangat besar uang-uang itu. Kemendes ini kewalahan. Karena masih banyak desa yang belum siap membuat laporan. Saya menyambut baik kerja sama sudah disampaikan. Saya tahu bapak-ibu masih memiliki potensi besar pengalaman panjang dalam birokrasi," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Sementara, Ketua Umum PWRI Haryono Suryono mengatakan, meski telah pensiuan, anggota PWRI banyak terlibat membantu program-program pemerintah.

Selain membantu Kementerian Desa, lanjutnya, PWRI juga aktif membantu Kementerian Sosial dalam menangani persoalan kaum disabilitas dan masyarakat yang masih terpinggirkan. Dalam kesempatan tersebut, Haryono Suyono meminta Presiden Jokowi untuk terus memberikan semangat kepada PWRI dalam membantu membangun desa.

"Mereka ini pensiunan biasanya di rumah. Tapi semenjak Pak Presiden kasih gaji 13, mereka menjadi merasa terpanggil untuk membantu desa maupun kota. Kami harap jangan kapok membantu hadiah Lebaran," tandasnya disambut tepuk tangan anggota PWRI. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya