Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menuturkan pihaknya masih belum paham akan alasan sikap Walk Out (WO) dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara deklarasi kampanye damai dikarenakan adanya provokasi.
Menurutnya provokasi yang dimaksud oleh SBY tersebut masih belum jelas bentuknya seperti apa. Pasalnya, pihaknya mengaku dalam acara tersebut telah secara optimal melakukan tindakan penertiban sehingga acara dapat berlangsung dengan damai.
"Makanya soal provokasi tanyalah pak SBY. Sebab kami dari KPU juga masih tidak paham, ungkapan provokatif itu yang seperti apa, tetapi yang kami pastikan areal deklarasi kampanye damai itu semua tertib dan sesuai. Media juga bisa meliput itu secara luas dan semua damai-damai saja," ungakpnya saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (25/9).
Dirinya pun membantah jika pihaknya dianggap tidak profesional saat acara tersebut berlangsung. Pasalnya, ia mengaku bahwa acara tersebut secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik dan berlangsunv damai serta tertib.
Ditanya terkait adanya teriakan yel-yel terhadap salah satu paslon dalam kampanye tersebut, Wahyu memuturkan hal tersebut merupakan bentuk ekspresi masyarakat yang memang diperbolehkan. Selain itu, pada hari tersebut sudah masuk dalam masa kampanye sehingga adanya dukungan tersebut diperbolehkan.
"Dan perlu diketahui itu sudah masuk kampanye, karena23 September kemarin itu sudah kampanye. Sehingga masyarakat juga punya kebebasan berekspresi menyampaikan pandangan politik, terkait pemilu 2019. Jadi saya juga tidak memahami, saya belum paham sebab sampai sekarang belum mendapat laporan yang dimaksud ungkapan provokatif itu yang seperti apa," ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya mempersilakan kepada seluruh pihak jika inging mengklarifikasi ataupun memberikan kritik melalui pelaporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pihaknya pun mengaku siap jika nantinya kritikan dan masukan tersebut dilaporkan oleh para pihak yang merasa tidak puas termasuk SBY.
"Kami persilakan semua pihak untuk memberikan saran, masukan kritik kepada KPU. Tetapi yang perlu diketahui adalah KPU sudah memperlakukan pak SBY dengan sangat hormat," ungkapnya.
Diketahui pada acara deklarasi kampamye damai yang diselenggarakan oleh KPU ada Minggu (23/9) Ketua Umum Partai Demokrat SBY melakukan Walk Out (WO) saat deklarasi kampanye damai di Monas pada Minggu (23/9). Aksi WO tersebut diketahui dilakukan karena adanya teriakan dari massa pendukung salah satu paslon yang menurut SBY tidak etis dalam kesempatan tersebut. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved