Diskusi dan Pendekatan Diaspora untuk Gaet Millenial

Putri Rosmalia Octaviyani
22/9/2018 12:37
Diskusi dan Pendekatan Diaspora untuk Gaet Millenial
(MI/Bary Fathahilah)

PEMILIH millenial menjadi salah satu fokus kedua kubu pendukung calon presiden dan wakil presiden di pemilu 2019. Berbagai cara dan media akan dimaksimalkan untuk menarik suara pemilih muda tersebut.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti mengatakan, banyak cara yang akan dilakukan PPP untuk menarik suara millenial. Tim koalisi Indonesia Kerja (KIK) akan bergerak secara terpisah untuk mendekatkan diri pada millenial.

"Kami akan melakukan pendekatan lewat berbagai cara. Selain dari media sosial juga akan dengan pendekatan langsung," ujar Lena, di Jakarta, Sabtu (22/9).

Dikatakan Lena, pemilih millenial umumnya masih belum terlalu paham mengenai persoalan politik. Untuk itu, pendekatan lewat diskusi-diskusi politik juga akan dilakukan.

"Kita harus menyapa pemilih millenial. Kita selain diskusi juga akan melakukan misalnya kursus singkat untuk meningkatkan ragam kemampuan mereka," ujar Lena.

Selain itu, ia mengatakan akan merangkul diaspora untuk menggaet suara millenial. Komunikasi dan hubungan baik dengan anak-anak muda Indonesia yang ada di luar negeri terus dijalin dengan baik.

"Mereka kan juga banyak millenial dan banyak jadi perhatian dan referensi millenial lain," ujar Lena.

Senada dengan Lena, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengatakan, millenial memiliki potensin suara yang besar. Untuk itu beragam upaya harus dilakukan untuk dapat menarik dukungan dari mereka.

"Tim kampanye Jokowi-Ma'ruf memiliki perhatian khusus terhadap anak muda," ujar Raja Juli.

Upaya meraup suara anak muda sudah jadi fokus tim KIK sejak awal. Bahkan sejak penentuan ketua tim pemenangan. Erick Thohir dipilih sebagai salah satu upaya agar dapat lebih banyak menarik suara millenial.

Dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'aruf, juga telah disiapkan direktorat khusus untuk menarik suara pemilih millenial. PSI menjadi partai yang kadernya akan banyak terlibat dalam mengelola ditektorat tersebut.

"Kader PSI akan berkontribusi maksimal di sana," ujar Raja Juli. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya