Tim Daerah Targetkan Perolehan Suara 60%

BY/DW/Ant/X-3
22/9/2018 10:00
Tim Daerah Targetkan Perolehan Suara 60%
(MI/Susanto)

SETELAH 8 dari 9 gubernur yang dilantik di Istana Kepresidenan Rabu (5/9), 10 bupati dan wali kota di Sumatra Barat, serta 9 kepala daerah di Provinsi Riau mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, sebanyak 22 kepala daerah di Provinsi Jabar kian menambah daftar dukungan itu.

"Ini dukungan pribadi bukan kelembagaan," kata Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat untuk Jokowi-Ma'ruf, Dedi Mulyadi, di Bandung, kemarin.

Dedi mengatakan hanya lima kepala daerah di Jawa Barat yang tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf, yakni Wali Kota Bogor, Wali Kota Sukabumi, Bupati Karawang, Wali Kota Bandung, dan Wali Kota Depok.

Akan tetapi, Dedi terus berkomunikasi dengan para kepala daerah yang diusung partai oposisi, seperti Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana agar menjatuhkan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf.

"Ketika Bu Cellica mencalonkan diri sebagai Bupati Karawang, saya mendukung dia secara personal dan menang. Saat ini saya mengajak dia juga secara personal," lanjut Dedi.

Dedi optimistis pasangan Jokowi-Ma'ruf meraup 60% suara di Jawa Barat pada Pilpres 2019. "Semua akan berbalik."

Dia mencontohkan, pada 2014 banyak kepala daerah di Jawa Barat termasuk dirinya mendukung Prabowo Subianto. Kini kondisinya berbeda karena banyak kepala daerah di provinsi ini mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Di lain pihak, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Sumsel, Alex Noerdin, juga menargetkan perolehan suara 60% dari total pemilih di provinsi tersebut.

"Perolehan suara harus di atas lima tahun lalu, yakni di atas 49%. Bisa 60%. Strateginya tidak mungkin diumbar," ujar Alex di Palembang, kemarin.

Sementara itu, Direktur Penggalangan Pemilih Muda Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Adi Kusuma, menuturkan ada antusiasme dari masyarakat Sumsel mendukung Jokowi-Ma'ruf.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya