SBY Minta Jokowi Bantu Selesaikan Masalahnya dengan Asia Sentinel

Kautsar Widya Prabowo
20/9/2018 22:50
SBY Minta Jokowi Bantu Selesaikan Masalahnya dengan Asia Sentinel
( ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta bantuan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan polemik Asia Sentinel. Dia berharap Jokowi ikut membongkar tudingan Asia Sentinel hingga tuntas.

"Saya mohon izin Bapak Presiden Jokowi untuk perjuangkan kebenaran ini, demi martabat dan kehormatan saya sebagai mantan Presiden," tulis SBY dalam akun Twitter resminya @SBYudhoyono, Kamis (20/9).

Meski telah memaafkan Asia Sentinel, SBY bakal tetap membawa persoalan ini ke ranah hukum. Alasannya, artikel yang ditulis Jhon Berthelesen adalah fitnah besar terhadap namanya dan Partai Demokrat.

"Kalau tidak dibongkar sampai akar-akarnya, setiap saat fitnah keji ini akan dimunculkan lagi," ujar dia.

Presiden ke-6 RI ini mengaku sudah lelah bersabar dengan fitnah yang ditujukan kepadanya selama 10 tahun. Untuk itu, SBY meminta negara melindungi kehormatannya sebagai mantan kepala negara berdasarkan UUD 1945.

Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut permintaan maaf Asia Sentinel dalam laman resminya tidak cukup mengganti kerugian imateril partainya, khususnya SBY. Partai berlambang mercy itu tetap melanjutkan langkah hukum.

"Kami sampai sekarang perintahnya menyiapkan hal-hal seperti gugatan yang harus diajukan, belum ada perintah lain dari Ketua Umum Pak SBY," pungkasnya. (Medcom/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya