Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN orang yang tergabung di Reliji menggelar deklarasi mendukung Joko Widodo (Jokowi) yang kini berdampingan dengan Mar'uf Amin, untuk memimpin Indonesia dua periode, di Hotel Salak, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/9).
Reliji merupakan singkatan dari Relawan Indonesia Jokowi. Bursah Zarnubi, Ketua Umum Sekretariat Nasional Reliji, mengatakan, relawan Jokowi ini sengaja dibentuk khusus untuk membidik kaum milenial.
"Ini deklarasi yang ke-7 di seluruh Indonesia sejak pertama dideklarasikan pada Mei lalu. Kita akan deklarasi di seluruh provinsi, tapi kita pastikan Reliji akan mengelilingi 34 provinsi, 500 lebih kota/kabupaten di Indonesia," kata Bursah dalam keterangannya.
Menurutnya, Reliji hadir sebagai jembatan untuk membidik calon milenial. Karena pangsa pasar politiknya yang mencapai 90 juta.
"Ini lah kita, Reliji. Kita akan menemukan strategi sehingga mielenial ini bisa terlibat di dalam politik. Politik itu penting sekali, karena bagian dari sejarah kita mewujudkan kebijakan pembangunan dari seluruh rakyat Indonesia," kata dia.
Bursah menyebutkan Bogor yang merupakan kantong suara Prabowo pada Pemilihan Presiden sebelumnya (2014) menjadi salah satu target yang dibidik.
"Bogor ini memang bagian yang kita bidik, untuk meningkatkan elektoral Pilpres yang pasangan Jokowi-Ma'ruf," katanya.
Bahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pertemuan besar yang akan melibatkan ribuan orang.
"Kita akan susun agenda pertemuan besar di Bandung atau Kota Bogor, untuk melatih 2.000 sampai 5.000 milenial se-Jawa Barat. Nanti mereka akan diturunkan di barisan terdepan untuk mengajak milenial lain untuk menyongsong Pilpres untuk memilih Jokowi 2 periode," ungkapnya.
Bahkan sejak dini, Reliji sudah menargetkan bisa meraih paling sedikit 60% suara di Jawa Barat.
"Paling tidak atau minimal 60% kita usahakan. Sekecil-kecilnya 57%. Tantangan berat sekali. Karena se-Jawa Barat dulu, Jokowi 40% dan Prabowo 60%. Berarti kalahnya tinggi sekali, tapi kita optimistis," katanya.
Optimismenya itu dipacu dengan melihat kesolidan partai politik koalisi.
"Di samping refleksi cerminan parpol koalisi yang besar. Mudah-mudahan menurun kepada basis masanya ditambah relawan yang masif. Kita khusus membidik milenial," jelasnya.
Dia memastikan kehadiran Reliji akan lebih memperkuat. Dan dia memastikan tidak akan berbenturan dengan agenda pemenangan parpol.
"Kami bukan tidak memikirkan parpol. Kami bagian sendiri relawan. Meskipun Reliji tidak terdaftar di relawan pusat, itu tidak masalah. Kami betul- betul relawan," katanya.
Di sepak terjang awal atau pascadeklarasi, lanjut Bursah, Reliji menerbitkan buku Jokowi. Buku itu berjudul Jokowi Istiqomah Membangun Negeri. Dia menyebut buku itu antitesis untuk menangkal hoaks. Buku itu, menurutnya, berisi kebenaran.
"Buku ini hasil kebijakan pembangunan Jokowi 4 tahun terakhir. Kami hadirkan fakta-fakta dari pembangunan infrastruktur. Peletakan dasar pembangunan pendidikan dasar dalam rangka national building kita. Kita memperkenalkan, strategi pembangunan Jokowi ini, di samping mempersatukan Indonesia, tapi membawa konsekuensi yang berkeadilan bagi bangsa Indonesia," paparnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved