Pose Moeldoko Bareng Bos Asia Sentinel tidak Terkait Istana

Achmad Zulfikar Fazli
18/9/2018 19:05
Pose Moeldoko Bareng Bos Asia Sentinel tidak Terkait Istana
( ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

STAF Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi meminta foto Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, bersama Co Founder Asia Sentinel, Lien Neuman, tak dikaitkan dengan Istana Kepresidenan, khususnya Presiden Joko Widodo. Keduanya bertemu bersama pimpinan media lain.

"Yang ketemu banyak pemred (pemimpin redaksi) jangan kemudian di-simplified, disimpulkan ke situ. Jauh sekali. Itu namanya, istilahnya jumping conclusion," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/9).

Foto Moeldoko bersama pimpinan media dari Hong Kong itu diunggah oleh politikus Demokrat, Rachlan Nashidik, di akun Twitter-nya @RachlanNashidik. Rachlan menjelaskan Lin Neumann berada di posisi ketiga di belakang dan berkacamata dalam foto bersama Moeldoko itu.

Media Asia Sentinel mencuat setelah memuat berita berjudul 'Indonesia’s SBY Goverment: Vast Criminal Conspiracy' yang menyerang Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia menegaskan, Asia Sentinel tak ada kaitannya dengan Istana. Dia menilai hubungan Jokowi dan SBY selama ini berjalan baik. Tak ada lagi yang dapat dipertentangkan dari hubungan kedua tokoh tesebut.

"Kalau Anda men-simplified lagi Istana itu Pak Presiden, sekali lagi jangan semua dikaitkan," ucap dia.

Bakal calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu meminta keberadaan Lien Neuman bersama Moeldoko itu ditanyakan langsung kepada Asia Sentinel. Sehingga, duduk perkara dari isu foto tersebut terbuka dan jelas.

"Jangan belum apa-apa langsung dikaitkan, kasihan Pak Presiden kita ini sedang bekerja keras," tukas dia. (Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya