Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo berharap masyarakat bisa cerdas memilih calon wakil rakyat, baik itu di tingkat DPR maupun DPRD.
Memahami rekam jejak calon, jelas Presiden, membantu pemilih memutuskan siapa kandidat terbaik yang dapat mewakili suaranya.
"Kita meyakini masyarakat sekarang semakin matang, dewasa, memilih anggota legislatif, baik DPRD, tingkat satu, baik tingkat dua, DPR. Semuanya mengacu pada rekam jejak yang pasti dilihat," ujarnya seusai melihat latihan atlet Asian Para Games di Hartono Trade Center, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan para mantan terpidana korupsi boleh menjadi caleg selama ia mengumumkan status dirinya yang pernah menjadi koruptor.
Putusan itu menggugurkan Dua peraturan KPU (PKPU), yakni PKPU No. 26/2018 tentang Pencalonan Anggota DPD serta PKPU 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD.
Presiden meminta semua pihak menghormati putusan MA tersebut. "Kita harus menghormati apa yang diputuskan oleh MA. Itu wilayah ada di yudikatif, kita gak bisa intervensi," imbuhnya.
Pada Selasa, (29/5) Presiden Jokowi pernah mengatakan, konstitusi menjamin seseorang mendapat hak memilih dan dipilih dalam pemilihan umum.
Ketimbang melarang bekas koruptor ikut pemilu, Presiden Jokowi menyarankan, KPU membuat aturan yang memungkinkan caleg bekas napi korupsi mendapat tanda khusus. "Ya sejak awal saya sampaikan itu. Tapi, itu kan ranah KPU (membuat PKPU)," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved