Jokowi: Masyarakat Cerdas Mempelajari Rekam Jejak Caleg

Rudy Polycarpus
15/9/2018 18:45
Jokowi: Masyarakat Cerdas Mempelajari Rekam Jejak Caleg
Presiden Joko Widodo melihat atlet Bulutangkis kursi roda berlatih saat mengunjungi Pelatnas atlet Asian Para Games 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9/2018)(ANTARA/Mohammad Ayudha)

PRESIDEN Joko Widodo berharap masyarakat bisa cerdas memilih calon wakil rakyat, baik itu di tingkat DPR maupun DPRD.

Memahami rekam jejak calon, jelas Presiden, membantu pemilih memutuskan siapa kandidat terbaik yang dapat mewakili suaranya.

"Kita meyakini masyarakat sekarang semakin matang, dewasa, memilih anggota legislatif, baik DPRD, tingkat satu, baik tingkat dua, DPR. Semuanya mengacu pada rekam jejak yang pasti dilihat," ujarnya seusai melihat latihan atlet Asian Para Games di Hartono Trade Center, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).

Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan para mantan terpidana korupsi boleh menjadi caleg selama ia mengumumkan status dirinya yang pernah menjadi koruptor.

Putusan itu menggugurkan Dua peraturan KPU (PKPU), yakni PKPU No. 26/2018 tentang Pencalonan Anggota DPD serta PKPU 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD.

Presiden meminta semua pihak menghormati putusan MA tersebut. "Kita harus menghormati apa yang diputuskan oleh MA. Itu wilayah ada di yudikatif, kita gak bisa intervensi," imbuhnya.

Pada Selasa, (29/5) Presiden Jokowi pernah mengatakan, konstitusi menjamin seseorang mendapat hak memilih dan dipilih dalam pemilihan umum.

Ketimbang melarang bekas koruptor ikut pemilu, Presiden Jokowi menyarankan, KPU membuat aturan yang memungkinkan caleg bekas napi korupsi mendapat tanda khusus. "Ya sejak awal saya sampaikan itu. Tapi, itu kan ranah KPU (membuat PKPU)," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya