NasDem Minta Rizal Ramli Tarik Pernyataan

Uta/Ant/X-6
12/9/2018 08:10
NasDem Minta Rizal Ramli Tarik Pernyataan
PERNYATAAN SIKAP: Ketua DPP Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Eff endi Choirie menyampaikan pernyataan sikap di DPP Partai NasDem, Jakarta, kemarin.(MI/RAMDANI)

PARTAI NasDem disebut segera melakukan somasi atau peringatan hukum kepada mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli sehubungan dengan pernyataan Rizal kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh terkait dengan kebijakan impor Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

"Kami akan melakukan somasi kepada Rizal Ramli (RR) untuk menarik pernyataannya," kata Ketua DPP Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo dalam jumpa pers di DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, kemarin.

Dalam pernyataannya di sejumlah media massa dan media sosial, Rizal Ramli menilai Ketua Umum Partai NasDem berada di belakang kebijakan impor serta mengatur-atur dan 'bermain' dalam impor yang dilakukan pemerintah.

Akibat perkataan itu, kata Syahrul, masyarakat mendapatkan informasi sesat dan tidak benar. Syahrul pun menegaskan pernyataan Rizal Ramli itu ialah fitnah keji, tidak berdasar, dan mengarah ke pembunuhan karakter Surya Paloh.

Dalam pernyataannya, RR juga telah merendahkan martabat Presiden Joko Widodo dengan menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang mudah ditekan pihak lain. Syahrul menegaskan Surya Paloh, baik dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai NasDem maupun pribadi, tidak pernah turut campur dengan kebijakan impor yang dilakukan pemerintah. Apalagi ikut mengatur ataupun mengambil keuntungan.

"Bapak Surya Paloh juga tidak memiliki bisnis terkait dengan impor beras, impor guIa, impor garam, seperti yang dikesankan dalam pernyataan RR bahwa seolah-olah Bapak Surya Paloh 'bermain' dalam kebijakan impor tersebut," jelasnya.

Ia menambahkan, Partai NasDem selalu memegang komitmen tanpa syarat dalam mendukung pemerintahan Jokowi/Jusuf Kalla. Surya Paloh tidak pernah meminta jatah menteri, apalagi proyek, kepada pemerintah.

Syahrul menegaskan NasDem segera mengirimkan somasi agar Rizal menarik ucapannya. Somasi tersebut berlaku 3 x 24 jam. Jika Rizal tidak menggubris somasi tersebut, NasDem akan menempuh jalur hukum sesuai dengan yang berlaku di Indonesia. "Keluarga besar NasDem tersinggung dengan pernyataan RR di depan media dengan kata-kata yang kasar," Syahrul menandaskan. (Uta/Ant/X-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya