Sekjen Sebut Dukungan PBB sudah Bisa Ditebak dari Pernyataan Yusril

Syarief Oebaidillah
10/9/2018 21:40
Sekjen Sebut Dukungan PBB sudah Bisa Ditebak dari Pernyataan Yusril
( ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

PARTAI Bulan Bintang hingga saat ini belum memutuskan arah dukungan. PBB masih menunggu hasil Ijtimak Ulama II. Namun, pernyataan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tentang calon presiden petahana tak perlu berhenti atau cuti dinilai memiliki pesan politik yang tegas.

Sekjen PBB, Afriansyah Noor, menyatakan pernyataan sang ketum itu merupakan pendapat akademiknya sebagai pakar di bidang Hukum Tata Negara. Menurut dia, pendapat akademik Yusril itu ialah pandangan seorang negarawan yang melihat persolan bangsa dan negara secara objektif dengan mengedepankan kepentingan seluruh bangsa dan negara.

"Sikap Pak Yusril sebagai akademisi biasanya sejalan dengan sikap politiknya. Beliau tidak pernah 'split personality' dalam bersikap. Bagi beliau, seorang politikus haruslah mendasarkan sikap politiknya pada intelektualisme. Jadi, di sini bisa dibaca ke mana arah politik Pak Yusril dan PBB sebenarnya," kata Afriansyah di Jakarta, Senin (10/9).

Hingga saat ini, lanjut dia, PBB memang belum mengambil keputusan akan mendukung siapa capres dan cawapres pada Pemilihan Presiden 2019. PBB sedang menunggu Ijtimak Ulama II agar pandangan PBB tidak bertabrakan dengan pandangan para ulama. Yang jelas, kata Afriansyah, PBB akan berada dalam satu barisan dengan pasangan calon yang ada ulamanya.

Dalam memutuskan dukungan, Afriansyah mengutarakan PBB mempertimbangkan segala sesuatu dengan menimbang-nimbang kepentingan bangsa, negara dan umat Islam, di samping tentunya kemaslahatan PBB sendiri sebagai partai Islam yang juga sekaligus sebagai partai bebangsaan.

"Manfaat dan mudlarat dalam memberikan dukungan itu harus jelas, dan disasarkan kepada hitung-hitungan yang rasional," pungkasnya. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya