Karena Terlalu Banyak, Demokrat Tidak Akan Sanksi Kader yang Dukung Jokowi

Putri Rosmalia Octaviyani
10/9/2018 11:28
Karena Terlalu Banyak, Demokrat Tidak Akan Sanksi Kader yang Dukung Jokowi
(ANTARA/Nova Wahyudi)

PARTAI Demokrat mengatakan akan memberikan dispensasi pada kadernya yang mendukung Jokowi-Maaruf di pilpres 2019. Meski sebelumnya mengatakan akan memberikan sanksi tegas, Demokrat merasa perlu memberi dispensasi karena kadernya yang mendukung Jokowi-Maaruf terlampau banyak.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan, dispensasi diberikan karena di beberapa wilayah dukungan kadernya untuk Jokowi-Ma'ruf mencapai 90 persen.

"Kita melihat di daerah-daerah khususnya di Papua ini memang mayoritas masyarakat, terutama mayoritas pengurus menghendaki Pak Jokowi," kata Agus di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/9).

Agus mengatakan, keputusan itu merupakan strategi yang mereka ambil untuk tetap menjaga angka keberhasilan pada pileg. Sikap tersebut dipilih Demokrat demi menang di pileg 2019. Hal itu juga untuk menunjang keberhasilan para kadernya yang mencalonkan diri di 2019.

"Sehingga inilah strategi yang kita pikirkan. Sekarang strategi untuk seperti apa dalam case Papua terutama. Demokrat mencari formula dan ingin menetapkan seperti Papua. Khusus Papua semua ketua DPC men-declare hampir 90 persen mendukung Jokowi," ujar Agus. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya