Ajakan Erick Thohir Harus Diikuti Elite Politik dan Akar Rumput

Rudy Polycarpus
09/9/2018 22:40
Ajakan Erick Thohir Harus Diikuti Elite Politik dan Akar Rumput
(MI/ADAM DWI )

PESTA demokrasi yang bersahabat dan gembira pada Pemilihan Umum 2019 harus menjadi gagasan besar yang harus diwujudkan.

Pengamat politik Universitas Parahyangan Asep Warlan Yusuf berharap publik, khususnya elite politik bisa berkaca dari Pemilihan Presiden 2014 yang penuh hoaks, fitnah, dan kampanye suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Menurut Guru Besar Universitas Parahyangan itu, demokrasi bukan ajang perang ataupun permusuhan, melainkan ajang mengadu gagasan, rekam jejak, dan prestasi

"Karena pilpres merupakan adu gagasan yang menyangkut masa depan bangsa, bukan sekedar pesta elektoral untuk merebut kekuasaan," ujar Asep saat dihubungi, Minggu (9/9).

Pesan Pilpres yang bersahabat digagas oleh Erick Thohir, ketua tim kampanye nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Erick memastikan terpilihnya dirinya sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf tidak akan mengganggu persahabatannya dengan kubu yang berseberangan, khususnya Sandiaga Uno.

Asep optimistis kemunculan Sandiaga sebagai bakal cawapres, yang berlatar belakang pengusaha dan dikenal berkarakter santun, diharapkan juga membuat kontestasi Pilpres 2019 akan lebih damai dan kondusif.

"Publik sudah lelah dengan politik yang memecah belah. Ini saatnya menunjukkan contoh bagi masyarakat tingkat kedewasaan kita dalam berdemokrasi. Kita berharap pernyataan Erick juga diikuti elite politik dan masyarakat akar rumput," tandasnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya