Ma'ruf Berharap ke Muhammadiyah

Insi Nantika Jelita
06/9/2018 08:00
Ma'ruf Berharap ke Muhammadiyah
MA’RUF AMIN SAMBANGI PP MUHAMMADIYAH: Bakal calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin (kedua dari kiri) bersalaman dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang didampingi jajaran pengurus PP Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat,(MI/M IRFAN)

BAKAL calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin kemarin mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Jakarta. Tujuan kedatangannya ialah bersilaturahim dengan pengurus Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyambut Ma'ruf Amin. Kemudian ia menaiki lantai 2 untuk bertemu dengan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Ma'ruf Amin menyatakan tujuan kedatangan ini juga meminta dukungan kepada Muhammadiyah. Menurut dia, Muhammadiyah termasuk organisasi yang tergabung dalam MUI.

"Karena saya Ketum MUI karena MUI kan representasi dari ormas-ormas Islam. Karena Muhammadiyah representasi dari MUI memberi tahu langsung walaupun sudah tahu, sekarang formal memberi tahu ditunjuk sebagai cawapres minta doanya kalau bisa minta dukungannya," ucap Ma'ruf.

Sekjen PKB Abdul Kadir Karding sebelumnya mengatakan cawapres pendamping Joko Widodo itu akan bersilaturahim dan minta doa restu.

Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini, peran Muhammadiyah cukup penting karena merupakan ormas Islam terbesar kedua setelah NU.

Gagasan dari Muhammadiyah, disebut Karding, diperlukan bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Kiai Ma'ruf tokoh ya. Jadi beliau mesti berkeliling, bersilaturahim. Tentu memohon doa restu beliau maju sebagai calon wakil presiden. Kemudian mendiskusikan hal-hal apa yang dibutuhkan bangsa ke depan, dengan asumsi bahwa kita berharap Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf yang terpilih," ujar Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Nonmuslim

Selain itu Ma'ruf Amin juga akan bersafari mendatangi ormas-ormas keagamaan termasuk ormas-ormas nonmuslim.

"Saya menduga tidak hanya PP Muhammadiyah, tapi mungkin juga ke ormas atau kelompok lain, termasuk nonmuslim," imbuh Abdul Kadir Karding.

Meski begitu, Karding belum bisa memastikan kapan Ma'ruf akan berkeliling ke ormas nonmuslim. Kiai Ma'ruf juga sudah sowan ke sejumlah pondok pesantren seusai pendaftaran Pilpres 2019. Ia berkeliling Jawa Timur pada Selasa (4/9), seperti ke Ponpes Al-Anwar Sarang di Rembang dan Ponpes Sunan Drajat Lamongan.

Di Rembang, Ma'ruf mendapat sambutan hangat dari KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Menurut Karding, Ma'ruf menyosialisasi diri maju di Pilpres 2019 berpasangan dengan Jokowi. "Ya intinya, satu, silahturahim, kemudian sosialisasikan ini maju di pilpres supaya semua santri dan warga NU satu padu untuk mendukung," jelas Sekjen PKB itu.

Pihak Jokowi-Ma'ruf tak khawatir bila dianggap menunggangi ormas Islam untuk politik. Pertemuan Ma'ruf dinilai bukan sebagai bentuk politik praktis, tapi media bertukar pikiran dalam hal kebangsaan.

Ia pun yakin Muhammadiyah akan memberi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf, meski banyak elite dari ormas ini yang mendukung Prabowo-Sandiaga. (Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya