Wisuda 1.974 Lulusan IPDN, Presiden: Pamong Praja Harus Melayani, bukan Dilayani

Desi Angriani
15/6/2015 00:00
Wisuda 1.974 Lulusan IPDN, Presiden: Pamong Praja Harus Melayani, bukan Dilayani
( ANTARA/Fahrul Jayadiputra)
PRESIDEN Joko Widodo mewisuda 2.168 Pamong Praja Muda Angkatan XXII tahun 2015, di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri  (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (15/6).

Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan pengarahan ke wisudawan yang terdiri dari program D4, S1 dan S2 tersebut.

"Para pamong praja harus bisa memperbaharui kembali komitmen bersama mewujudkan pamong praja yang mau mencintai rakyat, bekerja gotong royong bersama-sama rakyat, mampu melayani rakyat dan bukan dilayani rakyat," ucap Jokowi.

Menurutnya, lulusan IPDN yang merupakan aparatur negara harus bisa menjadi contoh dari perubahan dan pembangunan karakter bangsa dalam masyarakat.

”Bahkan keberlangsungan hidup suatu bangsa ditentukan oleh kemampuan menjaga jiwa bangsa,” pungkas dia.

Wisudawan IPDN 2015 terdiri dari 1.756 wisudawan program D4, 218 wisudawan S1, 156 wisudawan S2, dan 38 wisudawan profesi kepamongprajaan.

Lulusan terbaik program D4 diraih Devia Hestina Arinda asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan IPK 3,859. Dan wisudawan S1 terbaik adalah Diana Hanifah asal Kota Bukit Tinggi, Sumatra Barat, dengan IPK 3,894. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya