Jokowi-Ma'ruf Usung Ekonomi Kerakyatan

Putra Ananda
02/9/2018 21:00
Jokowi-Ma'ruf Usung Ekonomi Kerakyatan
(MI/Bary Fathahilah)

PASANGAN calon presiden dan wakil preisden Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin akan mewujudkan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ma'ruf Amin saat menghadiri acara pekan orientasi caleg NasDem tingkat DPR RI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (2/9).

Ma'ruf melanjutkan ekonomi kerakyatan merupakan arus baru ekonomi bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Ekonomi kerakyatan merupakan wujud negara dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan.

"Sesuai sila kelima yaitu keadilan sosial. Model ekonomi neoliberal saat ini hanya melahirkan konglomerasi," tutur Ma'ruf dihadapan 575 caleg NasDem DPR-RI yang hadir.

Sistem ekonomi saat ini dikatakan oleh Ma'ruf belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah. Satu-satunya jalan untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat menengah ke bawah adalah dengan cara membangun kemitraan dengan pemerintah lewat koperasi dan retribusi aset. "Kolaborasi antar seluruh komponen bangsa," tuturnya.

Ekonomi kerakyatan juga dilakukan sebagai upaya menghilangkan kesenjangan antar masyarakat kelas menegah ke bawah dengan menegah ke atas. Menurut Ma'ruf, disparitas kemajuan ekonomi antar daerah satu dengan yang lain juga tidak boleh terlalu jauh.

"Disparitas produk lokal dan global kemudian produk lokal tidak mampu bersaing," tuturnya.

Dirinya melanjutkan, konsistensi Presiden Jokowi di periode pertama yang beriventasi membangun infrastruktur yang merata merupakan modal bagus dalam memperkecil disparitas antar daerah di Indonesia. Untuk itu, kepemimpinan Jokowi perlu diberikan kesempatan pada periode kedua guna mewujudkan Indonesia maju yang bisa dirasakan oleh semua kalangan.

"Periode pertama fokus infrastruktur, periode kedua akan membangun landasan agar Indonesia bisa melesat maju di tahun 2024 lewat kepemimpinan kaum muda," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya