Ini Alasan Jokowi Tunjuk Jenderal Gatot Jadi Panglima TNI
Ahmad Mustaqim/Desi Angriani
10/6/2015 00:00
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
PRESIDEN Joko Widodo menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Presiden berharap TNI semakin kuat di tangan Gatot.
"Saya berharap (Gatot Nurmantyo) bisa memperkuat organisasi TNI," kata Presiden Joko Widodo di sela prosesi pernikahan putra sulungnya di kediamannya di Jalan Kutai Raya Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/6).
Jokowi mengatakan penunjukan calon Panglima TNI ini merupakan hak istimewa (prerogatif) Presiden.
"Saya gunakan kewenangan saya sebagai Panglima Tertinggi TNI untuk mencalonkan Gatot Nurmantyo sebagai panglima," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, penunjukan Panglima TNI dilihat dari berbagai aspek, politik, strategis, dan taktis. Dan, Jokowi yakin, Gatot orang yang tepat mengisi posisi pucuk pimpinan TNI.
"Untuk perkuatan organisasi TNI yang kita hitung berdasarkan situasi geopolitik dan geostrategis terkini. Saya berharap DPR memberikan persetujuan untuk pencalonan yang sudah saya sampaikan," tutur Jokowi.
Surat pengajuan Gatot sebagai calon Panglima TNI sudah dikirim ke pimpinan DPR, Selasa 9 Juni. Surat dari Presiden Jokowi itu menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Moeldoko. (Q-1)