Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai saat ini banyak pihak yang terjebak dalam pragmatisme, kepentingan individual, dan politik transaksional. Hal ini akan menggerus pemikiran besar untuk membangun bangsa ke depan.
"Pemikiran besar menjadi semakin tidak laku dalam pergaulan keseharian kita," tegasnya di Manado, Sulawesi Utara, kemarin.
Di hadapan 446 calon anggota legislatif Partai NasDem Sulut, ia menyebut semua pihak, termasuk partai politik, seharusnya memikirkan hal itu. Jika tidak, pembangunan bangsa ke arah yang lebih baik hanyalah mitos belaka yang tidak pernah akan terwujud.
Saat ini, kata Surya, dampak paling nyata dari degradasi pemikiran, yakni relasi antara generasi senior dan generasi milenial yang semakin renggang. "Benang merah antara generasi senior dan generasi milenial bisa dibilang sudah terputus. Padahal, sebagai bangsa yang satu dan utuh, gejala semacam itu tidak boleh terjadi," jelasnya.
Untuk itu, ia menilai partai politik harus berperan aktif dalam membentuk kesadaran baru. Jangan sampai kemajuan teknologi, modernisasi, dan hal yang masuk dari luar, memengaruhi dan menggerus nilai-nilai keindonesiaan.
Cita-cita NasDem, imbuhnya, ialah membangun Indonesia menjadi negara yang hebat, Indonesia yang tidak hanya milik generasi saat ini, tapi juga dinikmati anak-cucu di kemudian hari. Karena hal itu merupakan makna perjuangan yang sesungguhnya.
"Nasionalisme ada di sana. Nasionalisme ketika kita menyayangi negeri ini, mempertahankan seluruh daya upaya kita untuk memajukan negeri ini. Upaya ke arah itu tidak terhenti di generasi sekarang, tapi harus terus berlangsung ke generasi-generasi selanjutnya," tandas Surya.
Pembekalan caleg
Berkenaan dengan pelaksanaan pemilu legislatif tahun depan, Surya mewajibkan caleg NasDem untuk menyediakan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Kesiapan saksi dibutuhkan untuk memuluskan langkah dan upaya NasDem meraih posisi 3 besar dalam perhelatan Pileg 2019.
"Kalau ada caleg yang tidak bisa siapkan saksi, itu caleg yang layu sebelum berkembang. Kader dan caleg NasDem tidak boleh seperti itu," paparnya pada hari kedua pelaksanaan pembekalan 446 bacaleg NasDem di Manado, Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Surya berharap caleg mampu membiayai saksi untuk kepentingan mereka masing-masing. Pasalnya, hal itu merupakan bentuk upaya keseriusan caleg dalam mengikuti pileg. "Saya pastikan NasDem tidak pernah memungut dana apapun dari kalian, saya hanya minta kalian siapkan saksi untuk memenangi kalian di tiap TPS," pintanya.
NasDem mentargetkan para caleg yang bertarung di dapil Sulut dapat memperoleh minimal 50 suara di setiap TPS. Dengan begitu, dapil Sulut diharapkan mampu menyumbangkan 2 kursi DPR. "Saya menaruh harapan besar kepada kader NasDem Sulut, saya sayang dan bangga dengan kalian." Dalam kesempatan tersebut, Surya juga menekankan agar kader NasDem di Sulut tidak hilang semangat dalam mengikuti pileg yang berlangsung berbarengan dengan pilpres. Para caleg merupakan garda terdepan bagi NasDem yang konsisten mendukung pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Kader NasDem ialah ujung tombak untuk memenangkan pasangan itu dalam pilpres mendatang," tegas Surya. (P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved