PDIP: OK OCE Gagal, Tidak Layak di Level Nasional

Nur Azizah
28/8/2018 20:00
PDIP: OK OCE Gagal, Tidak Layak di Level Nasional
(ANTARA)

KETUA Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut program OK OCE belum bisa dibawa ke program nasional. Sebab, program OK OCE di DKI Jakarta belum bisa disebut berhasil.

"Targetnya 250 ribu selama lima tahun, yang kita lihat mereka mengelola dan mengkordinir pengusaha UMKM dalam bentuk OK OCE, barangnya sudah ada, artinya bukan ciptakan wirausaha baru," kata Gembong saat dikonfirmasi, Jakarta, hari ini.

Menurut Gembong, program OK OCE akan sia-sia jika dijadikan program nasional. Kendati begitu, dia mempersilakan Sandi memasukkan OK OCE ke dalam program andalannya pada Pilpres 2019 nanti.

"Misalkan saya datang ke Jawa Tengah, ketika ditanya OK OCE di Jakarta gimana? di Jakarta aja gagal kok, ngapain, kan gitu ," ujar dia.

Sebanyak 42 ribu orang mendaftar sebagai peserta One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (OK OCE) secara daring. Namun, baru 150 orang yang mendapat pinjaman modal.

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO), Faransyah Jaya mengatakan permodalan adalah tahap terakhir dari pendampingan yang diberikan pada program OK OCE. Ada total tujuh tahap atau 'Tujuh Langkah Pasti Akan Sukses (7 PAS)' yang harus dilalui para anggota.

"Yang sudah terima pinjaman permodalan masih sedikit, kalau enggak salah 150 orang," ujar Faransyah di Balai Kota Jakarta. (MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya