Tiga Faktor Penentu Kemenangan Pilpres 2019, Siapa yang Unggul?

Nurjiyanto
26/8/2018 16:34
Tiga Faktor Penentu Kemenangan Pilpres 2019, Siapa yang Unggul?
(MI/Seno)

CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali menyebutkan ada tiga faktor yang dapat menentukan kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang. Tiga faktor itu yakni, perebutan suara generasi muda, perebutan suara pemilih muslim, dan perebutan suara di kawasan Jawa dan Sumatera.

Dengan presentase jumlah pemilih 52% di Pilpres 2019, pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin memperoleh elektabilitas di generasi Z (18-21 tahun) sebanyak 45,9%. Sementara Prabowo-Sandiaga sebesar 40,1%. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pun unggul di kategori milenial (21-35 tahun) dengan 52,3% sementara Prabowo-Sandiaga 36,3%.

"Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di semua kelompok usia, tapi di kelompok usia Generasi Z margin kedua pasangan tak berbeda jauh," ungkapnya dalam paparan surveinya di Hotel Oria, Jakarta, Minggu (26/8).

Faktor selanjutnya ialah perebutan suara pemilih muslim yang angkanya mencapai 87,6% dari total pemilih di Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf memperoleh elektabilitas 52,2% sedangkan Prabowo-Sandiaga memperoleh 36,3%.

Apabila dirinci, Jokowi-Ma'ruf memperoleh elektabilitas di kalangan Nahdlatul Ulama sebesar 53,8% dan Prabowo-Sandiaga sebesar 35,7%. Lalu untuk elektabilitas di kalangan Muhammadiyah, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 48,6% dan Prabowo-Sandiaga 40,4%.

"Pasangan Jokowi – KH Ma’ruf Amin unggul baik pada pemilih berlatarbelakang NU dan Muhammadiyah. Namun, pada pemilih Muhammadiyah pasangan Prabowo – Sandiago tidak jauh tertinggal elektabilitasnya," ungkapnya.

Sementara untuk faktor yang ketiga, yakni perolehan suara di kawasan Jawa dan Sumatera, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di Sumatera, sementara Pasangan Jokowi- Ma’ruf unggul di Jawa.

Dengan jumlah pemilih nasional sebesar 21% di Pulau Sumatera, Prabowo-Sandi memeroleh elektabilitas 48.9% sementara Jokowi-Ma'ruf 41%. Sementara itu, dengan jumlah pemilih nasional sebesar 57.5% di Pulau Jawa, Jokowi-Ma'ruf memperoleh elektabilitas 61.7% sementara Prabowo-Sandi 27.5%.

"Pasangan Prabowo-Sandi unggul di Pulau Sumatera,sementara Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di Pulau Jawa. Pemilih yang berasal dari Jawa-Sumatera merupakan lumbung suara Pilpres 2019, mencapai 78,5%. Besarnya margin antar dua pasang kandidat Capres-Cawapres di Jawa dan Sumatera akan menentukan," ujarnya.

Riset ini sendiri dilalukan menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka (face-to-face interview) kepada 1.500 responden. Dilakukan pada kurun waktu 12-18 Agustus 2019 di seluruh provinsi di Indonesia dengan margin of error sebesar 2,53%. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya