Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menuding Ketua Majelis Pemusyaratan Rakyat Zulkifli Hasan berlebihan menangapi isu utang pemerintah. Menurut Sarmudji kemampuan membayar utang pemerintah di era kepemimpinan Joko Widodo semakin membaik.
Sarmudji menjelaskan kemampuan membayar utang pemerintah dihitung berdasarkan tingkat rasio terhadap produk domestik bruto (PDB). Secara persentase di zaman pemerintahan Jokowi jumlahnya tetap terjaga di bawah 30%.
"Sebenarnya Pak Zul bukannya tidak tahu. Tapi akting dia sebagai oposisi sudah overacting," kata Sarmudji saat dihubungi Medcom.id, Selasa (21/8).
Sarmudji menambahkan Zulkifli tidak bisa membandingkan rasio pembayaran utang dengan alokasi anggaran hanya di salah satu sektor saja. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah menjelaskan rasio anggaran seperti kesehatan proporsinya dari tahun ke tahun semakin membaik di era Presiden Jokowi.
"Jadi membandingkan dengan salah satu sektor saja itu kesalahan mendasar. Menkeu sudah memberikan perbandingan rasio anggaran kesehatan dengan utang dari beberapa tahun dan proporsinya semakin membaik," jelas Sarmuji.
Sebelumnya Zulkifli dalam pidato sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2018 menyampaikan bahwa besar pembayaran pokok utang Pemerintah yang jatuh tempo 2018 sebesar Rp400 triliun yang tujuh kali lebih besar dari Dana Desa dan enam kali lebih besar dari anggaran kesehatan adalah tidak wajar. (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved