Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani diminta tetap fokus mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pasca batal menjadi anggota tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sebelumnya, Sri didapuk menjadi salah satu anggota Dewan Pengarah di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Ma'ruf.
Sehubungan dengan ini, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan mundurnya Sri Mulyani dari Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja tidak banyak berpengaruh. Namun, ia mengakui koalisinya belum bisa memastikan calon pengganti Sri Mulyani.
Nama-nama dalam tim kampanye juga masih bisa diubah hingga sehari menjelang dimulainya masa kampanye, yakni pada 23 September 2018 mendatang.
"Sebetulnya akan lebih mudah bagi tim mendapatkan data-data baik kualitatif dan kuantitatif kalau menteri atau pejabat bersangkutan menjadi tim pengarah. Tapi tidak masalah, tinggal kita ganti," jelas Asrul, Selasa (21/8).
Sebelumnya, Sri Mulyani terdaftar sebagai Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Kabinet Indonesia Kerja. Namanya bersanding dengan Jusuf Kalla, Try Sutrisno, Puan Maharani, dan Pramono Anung. Selain itu, ada Agung Laksono, Akbar Tanjung, Dimyati Rois, Siswono Yudho, Suharso Monoarfa, Sidarto Danusubroto, dan Marsetyo. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved