Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LINGKARAN Survei Indonesia (LSI) Danny JA merilis hasil elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca mendaftar sebagai pasangan Capres-Cawapres. Hasilnya Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan 52.2% dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 29.5%.
Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby mengatakan perolehan angka Jokowi-Ma'ruf ini mencapai magic number atau di atas 50 persen. Perolehan suara Jokowi tersebut pun hampir menyamai perolehan suara di Pilpres 2014 yakni 53.14%.
"Seandainya pilpres dilaksanakan hari ini menurut ibu bapak dari dua paslon mana yang dipilih presiden, wapres, jawabannya Jokowi-Ma'ruf 52,2 persen, Prabowo-Sandi 29,5 persen, belum memutuskan 18,3 persen," ungkapnya di Kantor LSI Danny JA, Jakarta, Selasa (21/8).
Meski demikian pasangan dirinya menuturkan jika melihat kondisi pada pilpres 2014 lalu elektabilitas Jokowi kerap unggul saja. Pasalnya, di 2014 lalu kecenderungan elektabilitas Jokowi pasca kampanye dan mendekati hari pemungutan suara cenderung menurun meski tidak signifikan.
Untuk itu dirinya menyarankan agar Jokowi tetap berhati-hati dan menyusun strategi yang efektif agar elektabilitasnya saat ini tidak menurun. Pasalnya, survei ini merupakan hasil kondisi saat ini yang masih belum memasuki tahapan kampanye.
"Belajar dari pilpres 2014, Jokowi harus tetap berhati-hati. Elektabilitas Jokowi unggul jauh diawal namun makin mengecil diakhir," ujarnya.
Data survei ini dilalukan pada tanggal 12-19 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.200 responden secara nasional yang diwawancarai secara tatap muka. Metode sampling yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error +/- 2,9 persen. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved