Usai Diperiksa 11 Jam, Idrus: Saya Minta Dituntaskan

Golda Eksa
15/8/2018 22:48
Usai Diperiksa 11 Jam, Idrus: Saya Minta Dituntaskan
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

MENTERI Sosial Idrus Marham rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 di Provinsi Riau. Mantan Sekjen Partai Golkar itu diperiksa selama 11 jam.

Idrus yang keluar ruang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sekitar pukul 21.41 WIB, Rabu (15/8), enggan berkomentar ketika awak media menghadangnya. Ia pun hanya mengucapkan terimakasih kepada lembaga antirasywah atas proses pemeriksaan tersebut.

"Karena penyidik siap melayani terhadap saya dalam rangka untuk melengkapi keterangan-keterangan yang diperlukan terkait dengan tersangka Kotjo dan Eni. Karena itu saya bilang kalau bisa diselesaikan itu bisa lebih bagus," katanya.

"Dan sekali lagi terima kasih kepada penyidik karena mau sampai jam berapa pun katanya 'Pak Idrus siap'. Saya katakan saya siap dan kalau bisa kita selesaikan," tambah dia.

Namun, Idrus menolak membeberkan apa saja materi pertanyaan yang disodorkan oleh penyidik. Ia juga enggan menanggapi pertanyaan pewarta perihal pertemuan yang terekam CCTV maupun aliran dana yang diduga mengalir ke kantongnya.

"Saya katakan semua yang terkait yang ada dan sudah saya jelaskan semua. Jadi rinciannya, ya tidak etis kalau saya jelaskan. Semua nanti dianggap malah enggak bagus. Kalau mau tanya, tanyalah penyidik," tandasnya.

Idrus yang mendatangi Gedung KPK, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB, diperiksa dalam kapasitas saksi untuk tersangka Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Golkar Eni Maulana Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Limited Johannes B Kotjo.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Idrus untuk mengkonfirmasi terhadap Idrus Marham terkait pertemuan-pertemuan pembahasan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau 1.

"KPK mengkonfirmasi pengetahuan para saksi terkait dengan pertemuan-pertemuan pembahasan proyek pembangunan PLTU Riau-1," kata Febri. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya