Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra mengaku heran apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin mendalami dugaan kasus mahar politik sebanyak Rp1 triliun dari bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang diberikan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Selain karena sudah dibantah oleh Sandiaga, PAN dan PKS sebagai pihak yang disebut menerima, kasus ini juga dinilai tidak disertai bukti.
"Sudahlah, KPK jangan aneh-aneh. Sekarang sedang fokus susun tim pemenangan jangan diseret-seret kembali ke belakang untuk hal yang juga tidak jelas, tanpa ada bukti, sudah dibantah juga, lantas mau selidiki apa lagi," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fery Juliantono, di Jakarta, Rabu (15/8).
Menurut dia, tudingan sumir Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief tidak perlu direspon berlebihan, termasuk oleh KPK.
"Sekarang Demokrat saja sudah oke. Kawan-kawan Demokrat sedang serius bekerja memenangkan Prabowo-Sandiaga. Artinya jika tudingan itu datang dari Demokrat sementara sekarang Demokrat sudah nyatu banget sama kita. Jadi masalahnya dimana? Jangan seperti tidak ada kerjaan saja KPK urus beginian," sambung Fery.(OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved