Jadi Cawapres, PBNU Proses Jabatan Rais Aam Ma'ruf Amin

Antara
14/8/2018 16:57
Jadi Cawapres, PBNU Proses Jabatan Rais Aam Ma'ruf Amin
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan pihaknya akan segera memproses jabatan Rais Aam PBNU yang disandang Kiai Haji Ma'ruf Amin yang kini posisinya sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang.

"Sepulangnya nanti dari beliau haji, kami akan mengadakan rapat lengkap mustasyar, syuriyah, tanfidziyah," kata Said Aqil seperti dilansir dari Antara, di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (14/8).

Menurut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PBNU, kata Said, Rais Aam tidak boleh merangkap jabatan dengan jabatan politik sehingga Ma'ruf harus melepaskan jabatannya selaku Rais Aam. Mengenai siapa pengganti Ma'ruf, Said Aqil mengatakan bahwa kemungkinan besar adalah Wakil Rais Aam PBNU. "Secara gampang, ya, Wakil Rais Aam naik," jelas Said.

Bakal Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyambangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Selasa siang, untuk berpamitan karena hendak menunaikan ibadah haji.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mendoakan Ma'ruf Amin menjadi haji mabrur dan senantiasa diberikan kesehatan. (Ant/OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya